22 Juni 2019 | Dilihat: 1094 Kali
GURU SMAN 1 MARIKIT MERASA DIINTIMIDASI
noeh21
 

HiTvBerita.com - KATINGAN | Hanya karena tidak mau bekerjasama pada saat ujian nasional maupun ujian sekolah, seorang guru SMAN 1 Marikit Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah yang bernama Osarao Nazara merasa diintimidasi bahkan diperintahkan keluar menjadi guru oleh Kepala Sekolah tersebut.

Kepala Sekolah yang diketahui bernama Dwi Wartini memerintahkan Osarao untuk membantu siswa/siswi memberikan kunci jawaban, Oasraopun menjawab bahwa ujian nasional bukan dewan guru yang membantu memberikan kunci jawaban kepada peserta didik setiap tahun tetapi tergantung kemampuan mereka menjawab soal tersebut.

Ucapan Osarao tidak membuat Dwi Wartini merasa bersalah bahkan telah melakukan tindakan-tindakan diluar tanggungjawabnya, dimana bersama dengan dengan Dewan Guru telah menteror Osarao baik secara psikologi maupun HAM.

Banyak tindakan Dwi Wartini tidak sesuai dengan peraturan sekolah, misalnya ada Guru yang tidak aktif melaksanakan tugas selama satu bulan bahkan lebih, tidak mendapatkan peringatan apapun bahkan terkesan dibiarkan.

Begitu juga mengenai Dana BOS dan Dana yang dipungut kepada orangtua siswa/siswi setiap tahun tidak jelas peruntukkannya dan tidak transparan. Saat Osarao tanyakan masalah tersebut, malah Dwi Wartini dengan nada emosi menjawaba bahwa itu bukan hak anda menanyakan hal itu.

Masih dengan nada keras, Dwi Wartini mengatakan yang penting gaji lancar dan sertifikasi lancar. Anehnya perkataan Dwi Wartini malah diamini oleh Dewan Guru. Seharusnya Dewan Guru bisa mengingatkan Dwi Wartini jika perbuatan tersebut tidak benar karena sudah penyimpang dari peraturan yang ada.

Parahnya lagi, hak Osarao sebagai sebagai tenaga pendidik tidak pernah mendapatkan bahkan sengaja dibiarkan oleh Dwi Wartini, seperti tidak pernah diajukan untuk naik pangkat, kenaikan gaji berkala maupun Surat Keputusan lainnya. Bahkan Buku Guru Agama kristen dan Buku Pegangan Siswa dibeli dari saku pribadi.

Bahkan beliau pernah mengucapkan kata-kata, ‘laporkan kepada Presidenpun saya tidak takut dan tidak ada yang melindungi kamu’ dengan nada mengancam.   

Persoalan ini sudah pernah Osarao sampaikan kepada Pengawas SMA Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah dan pihak yang berwajib di Kecamatan Marikit Kabupaten Katingan, namun hingga saat ini belum mendapat tanggapan apapun dari kedua instansi tersebut.

NAHOR

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077