25 Juni 2019 | Dilihat: 144 Kali
KPK Kunker Ke Sultra, Ali Mazi Curhat Soal Tambang
noeh21
 

HiTvBerita.com - Kendari | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan serangkaian kegiatan koordinasi supervisi di Provinsi Sulawesi Tenggara yang dilaksanakan 24 sampai dengan 28 Juni 2019.

Kunjungan kerja ini guna melakukan fungsi Koordinasi dan supervisi, KPK mendorong Pemerintah Provinsi Sultra untuk segera melakukan serangkaian upaya demi mengoptimalkan penerimaan daerah.
Pembahasan ini terkait rencana MoU dan perjanjian kerja sama antara Pemda dengan Kanwil dan Kantor Pertanahan BPN, terkait sertifikasi aset pemda, koneksi host to host, dukungan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan pemanfaatan Zona Nilai Tanah (ZNT).

Dalam kesempatan tersebut, Ali Mazi juga sempat membeberkan beberapa persoalan lainnya, termasuk persoalan ratusan IUP yang berstatus Non Cnc, ia mengumbar dari total 393 IUP yang ada di sultra, hanya 25 IUP saja yang memenuhi standarisasi aturan yang berlaku meski saat ini statusnya belum mendekati sempurna.
"Itupun hanya 5 IUP saja yang mendekati sempurna,dari jumlah itu ternyata hanya 2 iup yang masuk daftar CNC oleh kemen ESDM." ungkap Ali Mazi disela-sela rapat koordinasi bersama Tim KPK diruang rapat kantor Gubernur (24/06/2019).
 

Terkait kegiatan tambang di Sulawesi Tenggara diketahui bumi anoa tersebut sedang menuai sorotan tajam dipelbagai media media nasional dan internasional pasca banjir bandang yang menyapu 4 Kabupaten lainnya. Termasuk yang terparah Konawe dan Konawe Utara.

Situasi ini kerap di hubung-hubungkan dengan persoalan maraknya pembukaan tambang dan perkebunan sawit Illegal, yang menyebabkan banjir bandang terparah tahun ini.

Dihadapan tim KPK, Ali Mazi mengungkapkan bahwa permasalahan ini harus segera dibenahi, ia tidak ingin investor yang akan berinvestasi di wilayah Sulawesi Tenggara akan terganggu akibat dampak dari persoalan masalah IUP tersebut.

RINA 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077