05 Juli 2019 | Dilihat: 295 Kali
Ratusan WNA Berkeliaran di Pangkalan Susu
OKNUM BRIMOB USIR WARTAWAN
noeh21
 

HiTvBerita.com - LANGKAT | Ratusan Warga Negara Asing (WNA) yang diduga berasal dari Guangzhou berkeliaran dan bekerja di proyek PLTU Desa Tanjung Pasir Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat Sumatera Utara, (03/07/2019)

Saat HiTvBerita melakukan investigasi kelokasi, seluruh security melarang wartawan mengabadikan dokumentasi, namun ada arahan harus permisi ke PT Hidro Indo meminta izin peliputan.

Begitu wartawan tiba di pos security PT Hidro Indo salah seorang oknum yang mengaku anggota Kesatuan Brimob melarang bila kedatangan meliput tentang pekerja WNA.

“Kalau mau tanya-tanya tentang itu (pekerja WNA) aku nggak kasih masuk, silahkan tanya ke Imigrasi, kita sudah koodinasi bagus kok dengan Imigrasi, kau jangan macam-macam disini apalagi photo-photo” kata oknum anggota Brimob dengan nada mengancam.
 

Saat dikonfirmasi AKP Slamet Riyadi Kapolsek Pangkalan Susu membenarkan keberadaan anggota kesatuan Brimob yang dikaryakan berada dilokasi proyek PLTU.

“Iya memang saya mengetahui ada anggota dari kesatuan Brimob disitu, kalau memang seperti itu kelakuannya nanti saya tegur biar diganti dia,” ucap Kapolsek Pangkalan Susu.

Dilokasi proyek PLTU Pangkalan Susu banyak berkeliaran warga Guangzhou, hal ini diperkuat dengan banyak ditemukan petunjuk-petunjuk bertuliskan huruf kanji.

Salah seorang warga sekitar saat dikonfirmasi “iya pak itu proyek udah hampir 9 tahun ya, hampir orang cina semua yang kerja, kita orang penduduk sini nggak ada yang diterima, padahal tenaga kuli juga kerjanya” kata Ilham warga Tanjung Pasir

Dikonfirmasi melalui selular Roy Arlen S Ketua Divisi Bidang Tenaga Kerja LSM Gerakan Anti Korupsi (Geransi) mengatakan “memang udah lama itu proyek, kami dari awal dimulainya pekerjaan itu memang hampir semua pekerjanya WNA, jelas-jelas perampasan lapangan pekerjaan bagi warga Pangkalan Susu” Kata Roy

Sekitar tahun 2012, pernah kami melakukan investigasi di perusahaan penjamin para WNA yang berkantor di Taman Anggrek Condominium, yang jelas inilah kemandulan fungsi Imigrasi, para WNA itu tenaga ahli atau turis, yang jelas pasti ada loby-loby busuk yang telah melecehkan Konstitusi.

“Kalaupun ada oknum Brimob dilokasi, apalagi berani usir wartawan, ya udah anehlah, kan ada security lagian lokasi juga dekat kok ke Polsek, apa manfaat buat Polri oknum Brimob itu ada dilokasi?, kalau ada oknum Brimob dikaryakan dilokasi mungkin Polsek Pangkalan Susu dianggap kurang mampu menjaga keamanan di Pangkalan Susu”, tegas Ketua Divisi Bidang Tenaga Kerja LSM Geransi.

NOTOTUDO

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077