25 Januari 2019 | Dilihat: 159 Kali
BKIPM PADANG TINGKATKAN EKSPOR IKAN
noeh21
 

HiTvBerita.com - PADANG | Mengacu data Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Padang, ekspor ikan di Sumatera Barat relatif masih sangat rendah sebesar Rp 51 miliar per tahun dengan jenis ikan ekspor paling dominan ialah ikan tuna.
                                                       
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Roem Kono akan mendorong BKIPM Padang meningkatkan ekspor ikan. Dikatakannya, saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Kantor BKIPM Padang, Sumatra Barat, Rabu (23/1/2019).
 
“Ekspor ikan di Sumatera Barat masih terbilang sedikit. Padahal jika melihat dari udara, begitu luas perairan di Sumbar. Tentunya memiliki potensi ikan yang begitu besar. Dan jika merujuk pernyataan Kementerian Kelautan dan Perikanan, ekspor ikan di Indonesia mencapai ratusan juta dolar,” kata Roem Kono.
 
Legislator Partai Golkar itu menyebutkan, secara nasional daerah yang terbesar mengekspor ikan berada di Tanjung Periok, Jakarta, Surabaya, Sumatera, dan Makassar. Sumatera Barat juga perlu terus didorong, agar ekspor ikan meningkat, karena wilayah ini memiliki laut yang cukup luas. 
 
“Seiring dengan itu, BKIPM Padang juga perlu meningkatkan pengawasan dan memastikan bahwa ikan-ikan yang diekspor itu aman dan sehat untuk diekspor. Jika semuanya baik, kemungkinan Sumatera Barat memiliki permintaan ekspor ikan yang lebih besar,” harap legislator dapil Gorontalo itu.
 
Untuk meningkatkan ekspor, harus ada stimulus berupa fasilitas kepada para nelayan Sumbar, sehingga dapat memberikan peran dalam ekspor ikan ke berbagai negara di dunia. Ke depan, pesan Roem Kono, tentu pemerintah perlu mendukung kegiatan para nelayan, sehingga hasil tangkapan nelayan turut meningkat, dan dengan demikian dapat menambah jumlah ikan yang hendak diekspor.
 
Dalam kesempatan yang sama, Rina dari BKIPM mengatakan, tujuan ekspor ikan dari Sumbar didominasi ke Jepang, Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya. Ekspor terbesar adalah ikan tuna.

“Belum ada keluhan dari pihak luar negeri tujuan ekspor tentang kondisi ikan yang dikirim tersebut,” imbuh Rina.
 
Sementara itu, Kepala BKIPM Padang Rudi Barmara mengatakan, pihaknya berkomitmen memastikan ikan yang diekspor benar-benar dalam kondisi baik. Apalagi BKIPM sudah dilengkapi dengan berbagai laboratorium.
 
“Laboratorium yang ada di BKIPM Padang telah memiliki akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). Kami memberikan jaminan ikan yang dikirim sehat dan bermutu. Karena kami melakukan pengujian terlebih dahulu, sesuai dengan negara tujuan,” yakin Rudi.


OTHONE

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077