17 Desember 2018 | Dilihat: 184 Kali
GARUDA AMBIL ALIH OPERASIONAL SRIWIJAYA
noeh21
 

HiTvBerita.com – DENPASAR | Sriwijaya Air melaksanakan Kerjasama Operasional dengan Garuda Indonesia Group melalui anak perusahaannya Cilitink, Jumat (9/11/2018). Pihak maskapai penerbangan Sriwijaya Air menegaskan kerja sama dengan Garuda Indonesia Group melalui Citilink hanya sebatas kerja sama operasi (KSO).

Direktur Utama Sriwijaya Air, Joseph Adriaan Saul mengatakan, perjanjian kerja sama operasi (KSO) dengan Garuda Indonesia melalui anak perusahaannya, Citilink tidak melibatkan adanya akuisisi saham.

Dalam perjanjian KSO, lanjut Direktur Utama Sriwijaya Air Joseph Adriaan Saul, lebih mengarah ke kerja sama dalam bidang marketing dan manajemen perusahaan. KSO tersebut akan berlaku selama tiga tahun mendatang.

Joseph, yang sebelumnya menjabat GM Garuda Indonesia di Denpasar, membantah adanya akuisisi terhadap Sriwijaya Air oleh perusahaan berplat merah itu.

"Garuda Indonesia group full membantu bukan mengambil alih. Melalui apa? Manajemennya kita ganti dulu dengan orang Garuda, tapi tidak ada yang namanya penggantian saham, pengambilan saham. Kita sama sekali tidak beli saham," kata dia di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (16/12/2018).

Sedangkan, mengenai Laporan keuangan Sriwijaya Air group, sepenuhnya bakal terpisah dari perusahaan milik BUMN itu.
"Sriwijaya (laporan keuangan) sendiri. Sama sekali tak ada konsolidasi. Kita itu tidak beli saham, kalau beli baru ada konsolidasi, sama sekali enggak ada," kata Joseph di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (16/12/2018) malam.

Mantan GM Garuda Indonesia di Denpasar itu menjelaskan, KSO lebih mengarah ke kerja sama dalam bidang marketing dan manajemen perusahaan.
 


Hal itu dilakukan untuk mengangkat citra merek (brand image) maskapai tersebut.
"Tak ada perubahan signifikan. KSO seperti itu, kita manage marketing dan operasional Sriwijaya supaya lebih baik lagi. AOC (sertifikat operator penerbangan), pegawai tetap sama, Sriwijaya tetap dimiliki Lie brothers," ujarnya.

Dengan begitu, Garuda Indonesia Air group terdiri dari empat maskapai penerbangan, yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air dan NAM Air.
"Harapannya bisa lebih baik lagi, keluar dari krisis," pungkasnya.

Sejak penandatanganan pada lalu, Sriwijaya Air telah merombak jajaran komisaris dan direksinya. Kini, jabatan tertinggi di perusahaan itu diisi oleh para pejabat Garuda Indonesia. Sriwijaya Air telah menetapkan Joseph Adriaan Saul sebagai Direktur Utama Sriwijaya yang sebelumnya GM Garuda Indonesia di Denpasar. Untuk Komisaris Utama ditunjuk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra merangkap Direktur Utama Garuda Indonesia.
 
Dikabarkan Sriwijaya Air juga bakal memasukkan logo Garuda Indonesia ke semua armada pesawatnya, sekaligus membuat salah satu awak kabinnya mengenakan seragam Garuda Indonesia.

Melalui Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Ikhsan Rosan memberikan konfirmasi terkait logo maskapai yang akan dipasang di pesawat milik Sriwijaya Air, Minggu (16/12/2018). Pemasangan logo di pesawat Sriwijaya Air tersebut guna menindaklanjuti Kerja Sama Operasional (KSO) oleh Garuda dan Sriwijaya Air.

"Rencananya iya, logonya member of Garuda Indonesia (akan dipasang) di bawah logo Sriwijaya Air. Bahkan antinya akan ada ornamen Garuda Indonesia di seragam awak kabin Sriwijaya Air," ujar Ikhsan.

Dengan bergabungnya Siriwijaya Air maka Garuda Indonesia Air group mempunyai empat maskapai penerbangan, yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air dan NAM Air.

OTHONE

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077