23 Desember 2018 | Dilihat: 178 Kali
UTANG INDONESIA MASIH AMAN
noeh21
 

HiTvBerita.com – JAKARTA | Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang Indonesia turun per November 2018 menjadi Rp4.395,97 triliun. Total utang ini turun Rp82,84 triliun dibandingkan Oktober 2018 sebesar Rp4.478,6 triliun.

“Utang terhadap PDB masih dalam level yang aman dan terkendali sebesar 29,91,” ujar Menkeu Sri Mulyani, Sabtu (22/11/2018).

Sri Mulyani menjelaskan, utang yang bersumber dari Surat Berharga Negara (SBN) serta Pinjaman. SBN di bagi atas dua format yaitu format konvensional (Surat Utang Negara) dan format syariah (Surat Berharga Syariah Negara/Sukuk), sementara Pinjaman terdiri atas Pinjaman Dalam Negeri dan Pinjaman Luar Negeri.

“Pembiayaan utang dimaksudkan sebagai penutup defisit anggaran yang terjadi karena pendapatan negara belum mencukupi untuk mencapai target-target Pemerintah yang ada setiap tahunnya termasuk di dalamnya target pembangunan infrastruktur serta target pembangunan manusia,” katanya.

Pengelolaan pembiayaan utang direncanakan dan dikelola secara pruden (hati-hati) dan kredibel, dimana setiap tahunnya Pemerintah memperhitungkan kemampuan membayar utang yang telah dibuat serta merencanakan peruntukkannya bagi pembangunan yang bersifat produktif.

“Produktif dapat diartikan bahwa pembiayaan utang diarahkan pada pembangunan yang akan memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia serta akan menjadi efek pemicu atau penggerak besar kemajuan bangsa (trickle-down effect),” tandasnya.

Sebagai informasi, total utang pemerintah masih didominasi dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai Rp 3.611,59 triliun yang terdiri dari denominasi Rupiah sebesar Rp 2.612,6 triliun dan denominasi valuta asing sebesar Rp 998,9 triliun. Sementara itu, utang dalam bentuk pinjaman mencapai Rp 784,3 triliun, yang didominasi pinjaman luar negeri mencapai Rp 777,7 triliun dan pinjaman dalam negeri hanya Rp 6,6 triliun.

EKA SEFTY

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077