20 Desember 2018 | Dilihat: 199 Kali
5 TERSANGKA SUAP DANA HIBAH KEMENPORA DITAHAN
noeh21
Pintu ruangan Asisten Deputi Olahraga Prestasi di Gedung Kemenpora disegel oleh KPK.
 

HiTvBerita.com - JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelandang lima tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga ke tahanan. Kelimanya ditahan selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan.

"Para tersangka ditahan 20 hari," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulis, Kamis (20/12/2018).

Kelima tersangka itu, yakni Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ending Fuad Hamidy dan Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy. Kemudian Deputi IV Kemenpora Mulyana, Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora Adhi Purnomo, dan staf Kemenpora Eko Triyanto.

Poinnya adalah yang menyuap Sekjen dan Bendahara Umum KONI karena mereka sudah mendapatkan alokasi dana hibah yang sudah dilakukan pencairan dua kali," tutur Febri.

Febri menjelaskan, Ending ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur, Jhonny ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat. Mulyana ditahan di Rutan KPK kavling C-1, serta Adhi dan Eko ditahan di Rutan KPK kavling K-4.

Dari hasil OTT itu, KPK menemukan dan menyita uang tunai Rp318 juta, buku tabungan berisi Rp100 juta atas nama Johnny E. Awuy, uang tunai dalam bungkusan plastik sebesar Rp7 miliar, dan satu unit mobil Chevrolet Captiva milik Eko Triyanto.

Selain itu, barang bukti lainnya yaitu uang sebesar Rp318 juta, buku tabungan dan ATM dengan saldo sekitar Rp100 juta atas nama Jhonny E. Awuy dalam penguasaan Mulyana, dan mobil Chevrolet Captiva warna biru milik Eko Triyanto.

Febri mengatakan pencairan dana hibah secara normal seharusnya dilakukan melalui sarana perbankan dari Kemenpora ke KONI.
"Tetapi entah dengan alasan apa kemudian dilakukan pencairan uang sampai cash sekitar Rp7 miliar," ujar Febri.
 

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menyesalkan dugaan praktik korupsi di tubuh pejabat Kemenpora serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Pasalnya, di saat yang hampir bersamaan Saut mengaku dapat laporan ada sejumlah pegawai di KONI yang tidak digaji hampir setengah tahun.

"Kami mendapat informasi bahkan sejumlah pegawai KONI telah lima bulan terakhir tidak menerima gaji. Kalau kita melihat mereka enggak gajian 5 bulan terus melihat uang Rp7 miliar, itu gimana perasaannya? Ini aja udah tidak common sense," ujar Saut dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (19/12/2018) malam.

KPK menduga ada kesepakatan antara pihak Kemenpora dan KONI untuk mengalokasikan fee sebesar 19,13 persen dari total dana hibah Rp17,9 miliar, yaitu sejumlah Rp3,4 miliar. Hal ini diduga telah dibicarakan sejak awal sebelum proposal diajukan.

EKA SEPTY

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077