15 Februari 2019 | Dilihat: 460 Kali
Dicokok Tim Buser Polres Pariaman!
PELAKU PENCABULAN ANAK DIBAWAH UMUR TERANCAM 15 TAHUN PENJARA!
noeh21
Tersangka Pecabulan RID, Saat Ditangkap Tim Buser Polres Pariaman (14/2/2019)
 

HiTvBerita.com PARIAMAN| Setelah mengantongi dua alat bukti permulaan yang cukup, Kasat Reserse Kriminal Umum Polres Padang Pariaman, Iptu Ardiansyah Rolindo, memerintahkan kepada tim buru sergap dari satuan unit yang berada dibawah kendalinya, untuk menangkap terduga tersangka pencabulan anak dibawah umur.

Tim pun bergerak cepat menuju lokasi  kediaman pelaku tersangka, yang ditenggarai berinitial RID (45), pada pkl.15.30 WIB, (14/2/2019), kemarin, dikediamannya di Dusun Bukit Caliak, Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman.


RID pelaku tersangka pencabulan saat digrebeg petugas tengah bersantai menonton salah satu acara film kartun animasi  "SOPO JARWO" yang ditayangkan oleh salah satu stasiun siaran TV Nasional Komersial.
 
Sepertinya dia tidak menyadari jika kehadiran dua mobil yang melintas didepan warungnya tersebut, berisi aparat kepolisian yang memang berencana akan menangkapnya. Dan, bisa jadi mata acara "SOPO JARWO" yang dia tonton di TV itu, adalah sebagai tontonan terakhir bagi RID.

Karena setelah itu dipastikan bahwa dia harus mendekam dalam tembok dingin dan pengap untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya selama bertahun-tahun di balik jeruji besi.


​​​​​​TERSANGKA RID (Red- berkaos singlet putih) : saat dijemput dan dinaikan kedalam kendaran tim buser Reskrim Polres Padang Pariaman untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya. (dok.foto_edi.Jpeg)


Dia baru menyadari ketika dirinya disergap aparat yang tiba-tiba datang mengepung dan memborgolnya, setelah terlebih dahulu membacakan hak-hak yang melekat pada tersangka, sesuai dengan bunyi KUHP.

Menurut warga setempat yang tinggal tidak jauh dari rumah tersangka, ia mengatakan bahwa RID tinggal dirumah itu bersama istrinya.
Mereka baru sekitar satu bulan yang lalu menempati rumah tersebut, yang juga sekaligus dijadikan tempat usaha warung kecil-kecilan.  


“Yang saya tahu pekerjaannya selain buka warung, juga terkadang dia melayani jasa ngojek. Kami tidak terlalu mengenal  tentang  pekerjaan dia yang sebenarnya. Yang kami tahu dia baru pindahan sebulan yang lalu dari daerah Sibolga,” ujar warga tersebut menjelaskan.  

RID kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia secara meyakinkan telah melanggar Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Pasal 75D.Yakni melakukan pemaksaan dengan ancaman tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur.
Ia bakalan didera dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.



Dilaporkan oleh:
Airan Airana dan Jepri Hamdani dari TKP

 

Terkait

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077