12 Januari 2019 | Dilihat: 310 Kali
7 LANGKAH SUKSES PROGRAM HAMIL SECARA ALAMI
noeh21
Dr Rosdiana Ramli SpOG Penulis Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil
 

HiTvBerita.com - JAKARTA | Proses hamil sebenarnya sederhana, dimana pembuahan (konsepsi) terjadi ketika sperma pasangan pria bertemu dan membuahi sel telur pasangan wanita. Bagi beberapa wanita, pembuahan terjadi begitu mudah, ada juga wanita yang lain terasa sulit.

Dari setiap 100 pasangan yang ingin hamil, 80 sampai 90 diantaranya bisa dengan mudah hamil dalam waktu satu tahun. Sisanya akan memakan waktu lebih lama, atau mungkin perlu bantuan medis untuk bisa hamil.

Untuk memahami pembuahan dan kehamilan, Anda harus mempelajari teori mengenai organ reproduksi laki-laki dan wanita, masa ovulasi, siklus menstruasi, masa subur dan bagaimana cara meningkatkan kesuburan baik bagi pasangan pria atau wanita.

Bagi wanita yang ingin cepat hamil, ada 7 strategi sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu agar cepat hamil:

1. Stop KB Sejak Dini

Hentikan menkonsumsi pil KB beberapa bulan sebelum Anda memulai program hamil. Hentikan juga semua jenis kontrasepsi hormonal (seperti KB suntik dan spiral).

Karena Anda mungkin telah mengkonsumsi kontrasepsi ini selama beberapa lama, tubuh Anda membutuhkan waktu hingga beberapa kali siklus menstruasi agar bisa mulai berovulasi secara teratur lagi dan siap untuk menerima kehamilan.

Setelah Anda bisa berovulasi dengan normal, Anda bisa melakukan langkah kedua.

2. Deteksi Masa Subur Anda

Tidak peduli seberapa sering Anda dan suami Anda berhubungan intim, jika Anda tidak melakukannya pada hari tersubur Anda, Anda tetap sulit untuk hamil.

Anda bisa menggunakan alat prediksi ovulasi. Dimana alat ini bekerja dengan mendeteksi lonjakan luteinizing hormone (LH) dalam urin Anda, yang mana peristiwa tersebut terjadi sekitar 36 sampai 48 jam sebelum Anda berovulasi.

Dengan cara ini, Anda bisa mengetahui lebih awal kapan sel telur akan dilepaskan dari ovarium. Anda juga bisa menggunakan metode mengukur suhu basal tubuh Anda.

Tips: Untuk memprediksi kapan kira-kira anda berovulasi, kurangi 14 hari dari total durasi 1 siklus menstruasi Anda.

3. Berhubungan Intim Sebelum Anda Berovulasi

Sperma dapat bertahan hidup dalam rahim dan tuba fallopi selama dua sampai tiga hari. Tetapi sel telur hanya bisa bertahan hidup selama 12 sampai 24 jam saja.

Jadi, dengan berhubungan intim sebelum Anda berovulasi, berarti kemungkinan besar akan ada sperma hidup di dalam rahim sedang menunggu, siap untuk membuahi sel telur segera setelah sel telur tersebut dilepaskan dari ovarium.

Untuk Anda yang durasi siklus menstruasinya selama 28 hari  (normalnya Anda berovulasi pada hari ke-14), inilah yang sebaiknya Anda lakukan:

•  Mulailah berhubungan intim beberapa kali dalam seminggu, segera setelah Anda berhenti menstruasi. Dengan frekuensi berhubungan intim seperti itu, berarti Anda memastikan tidak akan melewatkan hari tersubur Anda, terutama jika panjang durasi siklus menstruasi Anda berubah-ubah dari bulan ke bulan.
•  Berhubungan intim setiap selang satu hari (dua hari sekali), dimulai sekitar hari ke-10 setelah selesai menstruasi.
 

4. Yang Harus Anda Lakukan Saat Berhubungan Intim

Lakukan hal-hal berikut pada saat berhubungan intim:

•  Berbaring telentang setelah bercinta. Karena vagina secara alami condong ke bawah, maka berbaring telentang setelah berhubungan intim akan membantu sperma untuk tinggal dan tidak tumpah ke luar, sehingga mempermudah sperma untuk berenang menuju rahim. Perlukah mengangkat kaki? Sebenarnya tidak perlu, tapi juga tidak ada salahnya mencoba.
•  Berhubungan intim sebelum tidur. Meskipun beberapa penelitian mengatakan bahwa jumlah sperma terbanyak adalah di pagi hari, tapi itu tidak berarti bahwa waktu yang paling baik untuk berhubungan intim adalah di pagi hari. Semua waktu sama baiknya. Namun, berhubungan intim di malam hari sebelum tidur berarti kemungkinan besar Anda akan berbaring setelahnya, sehingga dengan demikian tidak banyak sperma yang tumpah ke luar.
•  Posisi misionaris. Meskipun tidak ada satu posisi berhubungan intim yang dianggap terbaik, posisi misionaris adalah posisi yang banyak disarankan sebab akan membuat Anda tetap berbaring telentang setelah hubungan intim berakhir.

5. Yang TIDAK Boleh Anda Lakukan Saat Berhubungan Intim

JANGAN lakukan hal-hal berikut saat berhubungan intim:

•  Menggunakan pelumas. Banyak orang menyangka pelumas buatan bisa membantu sperma berenang lebih cepat. Padahal kenyataannya, menggunakan pelumas bisa memperkecil peluang kesuksesan progam hamil Anda. Banyak kandungan zat dalam pelumas yang bisa mengubah keseimbangan pH di dalam vagina dan mengurangi mobilitas sperma.
•  Jangan khawatir jika Anda tidak orgasme. Memang menyenangkan apabila Anda bisa mencapai orgasme, tapi untuk hamil Anda tidak perlu orgasme. Walaupun beberapa orang menganggap bahwa wanita yang mencapai orgasme akan lebih mudah hamil, namun teori tersebut tidak memiliki bukti ilmiah.
•  Jangan terlalu khawatir dengan model celana dalam pria. Memang beberapa masalah kesuburan pada pria berawal dari suatu kondisi dimana suhu testis yang terlampau panas sehingga mempengaruhi produksi sperma. Wajar apabila ada yang meyakini bahwa celana dalam berpengaruh terhadap kualitas sperma pria. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang pasti. Meskipun demikian, tentu saja tidak rugi sama sekali apabila pasangan pria Anda memilih untuk menggunakan celana dalam model boxer.

6. Selalu Siapkan Alat Tes Kehamilan

Semakin cepat Anda tahu bahwa Anda hamil, semakin cepat pula Anda bisa mulai melakukan perawatan prenatal termasuk untuk mulai makan, minum, dan menjalani gaya hidup sesehat mungkin. Dengan demikian, maka makin sehatlah Anda dan bayi Anda.

Jadi sangat penting untuk mendeteksi kehamilan sedini mungkin.

Meskipun beberapa jenis alat tes kehamilan yang tersedia di pasaran saat ini dirancang untuk membantu Anda melakukan tes sesegera mungkin, hasil yang paling akurat akan Anda dapatkan jika Anda melakukan tes pada hari yang biasanya merupakan hari pertama siklus menstruasi Anda.

Alat tes kehamilan rumahan bekerja dengan cara mendeteksi tingkat human chorionic gonadotropin (hCG) dalam urin Anda. Kadar hormon yang diproduksi oleh plasenta ini terus meningkat pada awal kehamilan.

Melakukan tes terlalu dini seringkali memberikan hasil yang disebut sebagai "negatif palsu", yaitu kondisi dimana hasil tes mengatakan Anda tidak hamil, tetapi Anda sebenarnya hamil.

Hal tersebut terjadi karena tubuh Anda belum memproduksi cukup banyak hCG sehingga belum terdeteksi oleh alat tes. Tunggulah dan lakukan tes ulang beberapa hari setelah menstruasi Anda telat.

7. Jika Hasil Tes Negatif

Belum hamil bulan ini? Jangan panik. Sebagian besar pasangan tidak berhasil hamil pada program hamil mereka pertama kali. Kemungkinan besar Anda salah menghitung hari paling subur Anda, sehingga sperma suami Anda tidak membuahi sel telur.

Setelah Anda mengetahui strategi sederhana tersebut, sekarang saatnya Anda belajar lebih jauh tentang cara meningkatkan kesuburan Anda secara alami.

Untuk lebih jelasnya Anda dapat membaca bukuPanduan Lengkap Cara Cepat Hamil dari dr Rosdiana Ramli SpOG. Dalam buku tersebut Anda bisa membaca solusi yang terbaik jika mengalami haid yang tidak teratur, faktor usia, gangguan kesuburan, sulit hamil tanpa sebab.

Untuk peminat serius, silakan langsung pesan buku ke nomer 0813-5597-1223 (hanya SMS/WA).

DIANA

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077