22 Januari 2019 | Dilihat: 229 Kali
DIDUGA PENYALURAN DAK KEMENKES BANYAK PENYIMPANGAN
noeh21
 

HiTvBerita.com - JAKARTA | Disinyalir pemberian DAK Kementerian Kesehatan RI di beberapa daerah banyak yang tidak tepat sasaran dan rawan diselewengkan.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Kebangkitan Bangsa Handayani mempertanyakan kriteria pemberian DAK, saat Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI dengan Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan mengevaluasi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018-2019, di Ruang Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin, (21/1).
 
"Ada keluhan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi yang mendapat anggaran DAK reguler pertama sekitar 94 miliar, namun, menurut direktur RS tersebut yang keluar hanya 23 miliar," ungkapnya
 
Dirinya juga, lanjut Handayani, menemukan bahwa masih ada Kabupaten yang tidak mendapat dana DAK satu rupiahpun, padahal Kabupaten tersebut dikategorikan prioritas untuk diberikan anggaran DAK Kesehatan.
 
"Kira-kira alasannya apa itu? Ada rumah sakit yang tahun kemarin dapat, tahun ini dapat lagi. Jadi dia bangun gedung tapi pasiennya tidak ada. Kira-kira apa kriteria pemberian dana DAK fisik itu?" tanya Handayani.  

Menyinggung ketersediaan obat, Politisi dari Fraksi PKB ini mempertanyakan masalah kekurangan obat-obatan di kabupaten dan puskesmas.
 
"Masalah obat-obatan, mengapa Kabupaten dan Puskesmas masih ada yang kekurangan obat, bagaimana perencanaannya. Mungkin bukan di Jambi saja yang kekurangan obat, di tempat lainpun begitu," sesal Handayani.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR Mafirion dari juga Fraksi Kebangkitan Bangsa, mengatakan RKAKL 2018 tidak direncanakan dengan baik oleh Sekjen Kementerian Kesehatan, bahkan salah perencanaan.

"Mutu pembangunan RS yang disampaikan Sekjen Kemenkes kurang memuaskan, bahkan aksesnya juga banyak yang kurang, kalau membaca ini dana fisik 17.9 Triliun sedangkan realisasi hanya 14 Triliun," pungkasnya.

OTHONE

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077