20 Desember 2018 | Dilihat: 533 Kali
GULA SAKA Gula Khas Bukik Batabuah
noeh21
Proses Pembuatan Gula Saka yang masih Alami
 

HiTvBerita.com-SUMATERA BARAT| Gulo Saka merupakan sebutan untuk gula merah tebu bagi masyarakat lokal minangkabau khususnya daerah Bukik Batabuah, gulo saka ini terbuat dari tebu asli, di daerah Bukik Batabuah terdapat banyak sekali perkebunan tebu sehingga hal inilah yang menjadi latar belakang bagi para masyarakat Bukik Batabuah untuk menjadi pengrajin usaha gulo saka ini. Bukik batabuah merupakan salah satu sentral produksi gula merah tebu di Sumatera Barat. Bukik batabuah ini terletak di kecamatan Canduang, kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Menjadi pengrajin usaha gulo saka ini merupakan pekerjaan utama bagi masyarakat di daerah tersebut. Untuk memproduksi gulo saka ini membutuhkan waktu yang cukup lama karena masih menggunakan cara dan alat yang masih tradisional.

Tempat untuk mengolah dari tebu menjadi gulo saka adalah pada tempat yang bernama pondok. Pondok ini terdiri dari 2 bagian yang memiliki fungsi berbeda.

Pondok pertama berfungsi sebagai tempat pengilangan tebu. Di pondok ini terdapat mesin pengilangan tebu untuk menggerakkan mesin pada pondok pertama ini digunakan tenaga kerbau. Batangan tebu dimasukan ke dalam alat kilangan untuk dikilang sehingga menghasilkan nira tebu.

 

 

Pondok kedua berfungsi sebagai tempat pengolahan nira tebu tadi. Sebelum diolah nira tebu disaring terlebih dahulu untuk memisahkan nira dari ampasnya. setelah itu nira tebu yang telah disaring dimasak pada wajan yang sangat besar yang disebut kancah, di bawah kancah terdapat bahan bakar berupa kayu api yang dibakar bukan menggunakan minyak tanah atau gas.

Nira tebu tadi dimasak hingga kental dan berwarna kecoklatan. setelah kental dan berwarna kecoklatan nira tebu dicetak dengan menggunakan batok kelapa lalu dibiarkan hingga mengeras. Setelah mengeras barulah nira tebu tadi dikeluarkan dari cetakan.

Nira tebu yang telah mengeras inilah yang dinamakan Gulo Saka. Gulo Saka ini dapat dimakan secara langsung atau juga dapat dicampurkan ke dalam makanan. Biasanya Gulo Saka ini digunakan saat membuat kolak sebagai pemanis. Memproduksi Gulo Saka inilah yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat Bukik Batabuah, Agam, Sumatera Barat. (YD)

Terkait

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077