16 Desember 2018 | Dilihat: 272 Kali
KEPALA DAERAH DI LAMPUNG YANG AKTIF DI MEDSOS
noeh21
 

HiTvBerita.com – BANDAR LAMPUNG | Para pejabat di Lampung, termasuk Gubernur dan Bupati, telah melirik media sosial Instagram sebagai media komunikasi dan aktualisasi diri.

Sebut saja Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, Bupati Lampung Timur Chusnunia, Bupati Tulangbawang Winarti, Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegera, Bupati Way Kanan Raden Adipati, ataupun Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus.

Di antara Kepala Daerah zaman now ini, Gubernur Ridho dan Bupati Chusnunia, atau akrab disapa Nunik, menjadi sosok paling banyak pengikutnya di Instagram.

Dari pantauan di medsos, Ridho dan Nunik memiliki followers atau pengikut tertinggi dibanding semua pejabat di Lampung. Ridho memiliki 59.962 followers, sedangkan Nunik 54.162 followers. Pejabat lainnya paling tinggi belasan ribu followers.

Dari seluruh pejabat yang ada di Lampung, Nunik termasuk yang paling aktif bermain di Instagram. Hampir setiap hari ada saja kegiatan, baik dalam bentuk gambar, foto, maupun video yang muncul di akunnya.

Di mana pun dan apapun selalu menjadi spot Instagramable (layak Instagram) bagi Nunik. Nunik mengaku lebih tertarik menggunakan Instagram meski punya akun medsos lainnya seperti Facebook dan Twitter.

"Aku sebenarnya ada twitter dan facebook, tetapi tidak terlalu aktif. Lebih banyak aktif di Instagram, lebih simple," kata Nunik.

Keaktifan Nunik di Instagram, dengan akun @noenia_ch, bisa dilihat dari jumlah postingan dan followersnya.
 

Bupati perempuan pertama di Lampung itu tercatat memiliki 5.266 postingan, belum termasuk live dan update status yang menghilang setelah 24 jam. Jumlah follower atau pengikutnya pun cukup fantastis, mencapai 54,1 ribu dan mengikuti akun IG netizen lainnya sebanyak 3.480 akun. Cuma kalah dari Gubernur Ridho yang tercatat memiliki 59,9 ribu pengikut.

Tetapi untuk urusan postingan, Ridho tercatat baru 647 kiriman. Nunik mengaku tidak setiap hari mempublikasikan kegiatan di IG.
"Prinsipnya bermedsos harus bijak. Gak perlu juga semua ditanggapi karena pasti habisin waktu. Yang jelas medsos memudahkan komunikasi antara pemimpin dan yang dipimpin," ungkapnya.

Nunik mengaku banyak mendapatkan nilai positif dari aktif bermedsos. Tak jarang ia menerima keluhan atau saran dari masyarakat secara langsung di medsos.

Nunik pun mengelola sendiri akun Instagramnya. Karena itulah, tak sungkan untuk memblokir akun IG orang lain jika memberikan komentar yang negatif, terutama menyinggung SARA.

"Kalau komentar negatif, sesekali saya lihat, biasa saja, karena kebebasan berpendapat. Kalau sifatnya SARA, lebih baik diblok daripada dilanjutin banyak yang baca mendapatkan informasi yang tidak pas," ungkapnya.

Tak kalah gaul, Bupati Tuba Winarti juga ikut tren medsos Instagran. Ia menilai cukup banyak hal positif berinteraksi dengan publik lewat medsos.
"Kita bisa sosialisasi program kerja, juga bisa menuliskan ide-ide. Bahkan bercanda dengan nitizen yang menurut saya cukup menghibur," kata Winarti, Jumat (7/12).

Selain itu, Winarti pun sering berbagi gambar atau kegiatan pribadi untuk seru-seruan di dunia maya. hal itu untuk hiburan bersama.

"Karena kadang saya juga terhibur jika ada postingan lucu-lucu dari netizen. Foto kegiatan pribadi atau yang narsis juga banyak tuh saya posting he..he..he. Tapi, pastinya saya terbantu karena lewat medsos dapat respons cepat dari masyarakat tentang progres pembangunan di Tuba, khususnya realisasi 25 program unggulan kami," imbuh Winarti.

VERTI

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077