18 Desember 2018 | Dilihat: 527 Kali
AMBIL UANGNYA JANGAN COBLOS ORANGNYA
noeh21
 

HiTvBerita.com – JAKARTA | Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memastikan dirinya harus keluar sebagai pemenang dalam Pilpres 2019 mendatang. Prabowo mengatakan jika dia dan para pendukungnya tidak keluar sebagai pemenang, maka negara Indonesia bisa punah.

"Kita tidak bisa kalah. Kita tidak boleh kalah. Kalau kita kalah negara ini bisa punah," kata Prabowo saat menyampaikan pidato di acara Konfernas Partai Gerindra yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12/2018).

Kepunahan ini bisa terjadi, kata dia, sebab sudah semakin dan terlalu lama para elite berkuasa dengan langkah dan cara yang keliru. Menurut dia, kondisi ini telah menyebabkan tingginya ketimpangan sosial di Indonesia.

Sistem yang salah ini pun menurut dia harus segera diubah dan diselesaikan karena semakin lama justru kian melemahkan negara. "Dan saya katakan, bahwa sistem ini kalau diteruskan akan mengakibatkan Indonesia lemah. Indonesia semakin miskin, dan semakin tidak berdaya, bahkan bisa punah," ujarnya.

Dia pun mencontohkan, dalam analisis berbagai ahli, penghasilan masyarakat Indonesia saat ini mencapai 4.000 USD per kapita per tahun. Tapi, dari 4.000 USD itu, sambungnya, 49 persen atau setengahnya justru dikuasai hanya sekitar satu persen penduduk Indonesia.
 

"Jadi kalau kita cabut yang satu persen, kekayaan penghasilan kita setahun tinggal setengahnya yaitu 1.900. Itu kata penasihat saya, Pak Fuad Bawazier. Jadi kalau kita cabut yang satu persen tinggal setengahnya. Kita per kapita bukan 3.800 dolar, tapi setengahnya, 1.900 kurang lebih, 1.900 dolar per kapita, artinya dibagi rata," kata Prabowo.

Tak hanya itu, dari angka 1.900 itu pun masih ada tanggungan utang yang harus ditanggung oleh setiap warga negara. Bahkan, kata Prabowo, bayi yang belum lahir pun telah mendapat tanggungan utang sebesar Rp9 juta per orang.
"Kita semua punya utang. Bahkan anakmu baru lahir, punya utang. Utangnya kurang lebih, 600 dolar. Jadi iya, utang kamu itu 600 dolar. Kurang lebih 600 dolar itu, berapa ya? Ya sekitar sembilan juta. Anakmu baru lahir, utang sudah sembilan juta," kata dia.

"Jadi kekayaan kita sebenarnya hanya 1.300 USD per kapita, kita setingkat dengan Rwanda. Setelah 70 tahun merdeka kita tetap kacau. Negara kita masih setingkat Burkina Faso yang bahkan laut aja enggak punya," katanya.

Hal inilah, kata Prabowo yang tak pernah mau diakui oleh para elite negara saat ini. Maka untuk mengubah keadaan, pihaknya harus memenangkan kontestasi Pilpres 2019 mendatang. "Saudara-saudara ini yang tidak pernah diakui oleh elite kita karena itu tidak ada jalan lain kita harus memenangkan pemilihan 2019," katanya.

Dalam kesempatan itu juga, Prabowo Subianto menyarankan agar mengambil uang dari mereka yang mengiming-imingi untuk memilih pada calon tertentu di Pemilu 2019. Namun, untuk calon yang dipilih, warga diimbau untuk menuruti hati nurani.
"Kalau sudah terima uang silakan coblos sesuai hati nurani masing-masing," kata Prabowo di depan kader Partai Gerindra dan relawan Prabowo-Sandi.
 

Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyebut bahwa politik saat ini memang rentan dengan uang. Meski tak spesifik menyebut kubu tertentu, Prabowo menyebut ada kelompok yang punya anggaran luar biasa untuk ongkos politik.
"Mereka punya anggaran yang luar biasa, mereka punya uang," katanya.

Prabowo sempat mengucapkan terimakasih kepada relawan yang telah memberikan sumbangan dana kampanye meski tak terlalu besar, namun hal itu sangat berarti baginya. Bahkan, dia juga sempat menyindir para elite partai pendukungnya yang tak memberi sumbangan agar malu pada pengendara ojek online yang memberikan sumbangan dana dari hasil ngojek sehari-hari.

"Saya tidak tahu dari mana uangnya, urunan, ojek, ojek terimakasih. Hey kalian elite partai kalau kalian tidak nyumbang kelewatan kalian. Ini tukang ojek aja ngirim penghasilannya kepada dana kita," kata Prabowo.

Prabowo sendiri mengakui keuangan Badan Pemenangan Nasional memang sangat jauh jika dibandingkan dengan kubu petahana. Bahkan acara yang dia gelar ini pun dilakukan untuk meminta uang kepada para relawan dan kader yang hadir, bukan memberi uang.
"Prabowo ngadain acara bukan mau ngasih uang, tapi saya justru mau minta uang kepada kalian," katanya.

Meski tak memiliki pendanaan yang besar, lanjut Prabowo, kita harus yakin dengan tekad dan ketekunan pihaknya tetap bisa berjalan dan memenangkan Pilpres 2019 mendatang. Pasalnya, Gerindra saat ini masih kompak dan terus berjuang secara militan.

OTHONE

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077