20 April 2019 | Dilihat: 4364 Kali
Versi Aplikasi Jurdil 2019
ISTANA MENANTI PRABOWO
noeh21
 

HiTvBerita.com - JAKARTA | Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo - Sandi hampir dipastikan melenggang ke Istana Negara, meskipun sampai saat ini perhitungan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus berjalan menunggu laporan dari semua TPS di Tanah Air.

Kepastian ini diperoleh, menyusul "kotak pandora" perolehan suara Jawa Timur dibuka oleh Forum 73 Alumni ITB (Fortuga) dalam talk shownya di Radio Digital Bravos.

Dua nara sumber dari Fortuga, Kelana Budi Mulya dan Alita Ilyas, membeberkan perolehan suara Prabowo - Sandi dari Aplikasi Jujur Adil (Jurdil) 2019 yang mereka kelola. Ternyata hasilnya menunjukkan  pasangan 02 ini secara nasional  unggul 55 persen dari seterunya yang hanya mencapai 44 persen.

Kelana Budi mengaku, aplikasi Jurdil ini menyajikan Real Time Quick Qount, melibatkan 4.00O lebih relawan.
"Metodologi kami tetap berbasiskan metode statistik," jelas Kelana yang menyebut Rizal Ramli, mantan Menko Maritim yang kena reshuffle Jokowi sebagai sahabatnya.

Bahkan, dia juga mengaku, belum pernah mendengar secara terbuka dari lembaga quick count lain dengan berapa banyak mereka bekerja (relawan).

"Kami sudah mendekati yang benar,  sedikitnya 4000 relawan yang merepsentasikan 4.000 TPS yang tersebar di 34 provinsi," jelas Kelana yang tak menampik bekerja untuk Paslon 02.

Jawa Timur sendiri, seperti yang digembor-gemborkan oleh lembaga survei yang menempatkan pasangan 01 unggul, lantaran memperoleh limpahan suara dari Provinsi Jawa Timur yang dipimpin Gubernur perempuan, Khofifah Indah Parawansa.

"Meski Prabowo menang di beberapa Provinsi, namun kalah di Jawa Timur," jelas Hanta Yudha, bos dari Lembaga Survey Poltracking Indonesia.

Menurut dia, meski satu provinsi, namun jumlah suaranya mencapai jutaan, yang bisa menutupi kekalahan Jokowi di Provinsi lainnya. Terlebih Khofifah "orangnya" Paslon 01, belum lagi di Jawa Tengah sebagai "kandangnya" Banteng.

Namun, Amien Rais, lewat pesan videonya yang menjadi viral, menyebut kemenangan Prabowo - Sandi di Jawa Timur sebagai berkah Allah.

Menurut Amien, ada tiga lembaga quick qount yang mendapat sertifikasi dari Bawaslu semua memenangkan Prabowo - Sandi dengan kisaran 54 persen, dan 44 persen buat Jokowi - Ma'ruf.

"Suara ini bukan dari Madura, Banyuwangi dan Situbondo saja, tapi seluruh Jawa Timur," jelas Amien sambil bertakbir Allahu Akbar, Merdeka.

Sang lokomotif reformasi itu menyebut Jokowi dengan sebutan Joko hanya menang di Jawa Tengah, Bali, NTT, Yogyakarta dan daearah kecil - kecil lainnya.

"Sisanya, semua, Alhamdulillah kalah," jelas Amien ceplas-ceplos menyebut 20 Oktober nanti negeri ini punya presiden baru, Prabowo - Sandi.

Data terakhir dari Aplikasi Jurdil 2019, perolehan nasional sampai jam 7.37, tanggal 20 April, pasangan Prabowo - Sandi memperoleh 60,2 persen dari 4.128 TPS di 34 provinsi.

Sementara Jawa Timur yang menjadi penentu kemenangan berubah jadi 52 persen buat Paslon 02 dan 45, 9 persen buat Jokowi - Ma'ruf.

Istana Negara siap menanti Prabowo - Sandi sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019 - 2024 yang dipilih oleh rakyat tanpa rekayasa.

LIA

Terkait

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077