18 Januari 2019 | Dilihat: 187 Kali
JANGAN ADA LUKA DI PEMILU 2019
noeh21
 

HiTvBerita.com - JAKARTA | Proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tidak boleh menimbulkan luka, apalagi perpecahan serta dendam antar sesama anak bangsa. Sangat penting dipahami bahwa waktu lima menit di bilik suara akan menentukan masa depan bangsa Indonesia.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berpesan jangan sampai masa depan bangsa Indonesia jadi hancur berantakan hanya karena perbedaan pilihan. Pesan tersebut disampaikan saat menerima Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022 di ruang kerja Ketua DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (17/01/19).
 
“Masa depan bangsa bisa dilihat dari bagaimana kondisi pemudanya. Jika dalam menghadapi Pemilu 2019 ini pemudanya ikut gontok-gontokan, akan sulit rasanya membayangkan bagaimana keadaan bangsa kita kedepannya. Pemuda justru harus menjadi contoh bagi kalangan senior bahwa berbeda pilihan tidak menciptakan jurang permusuhan," ujar Bamsoet.
 
Legislator Partai Golkar  ini mengajak Pemuda Muhammadiyah ikut mengisi ruang-ruang kosong di DPR RI. Antara lain dengan tidak segan memberikan saran dan masukan yang substansial terhadap berbagai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang sedang dibahas oleh DPR RI bersama pemerintah. DPR RI perlu masukan dari pemuda atas beberapa RUU yang punya pengaruh langsung terhadap kehidupan kepemudaan.
 
“Seperti RUU Larangan Minuman Beralkohol, RUU Kewirausahaan Nasional, RUU Ekonomi Kreatif, RUU Pendidikan Keagamaan, RUU Sumber Daya Air, RUU Energi Baru Terbarukan, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dan lainnya. Saya juga akan minta berbagai komisi dan alat kelengkapan dewan selalu melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan maupun keagamaan," papar Bamsoet.

Di tempat yang sama, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Sunanto berharap diakhir masa jabatan Anggota DPR RI tetap optimal dalam menjalankan tugas  dan fungsinya. Pertama, pihaknya berharap DPR RI tetap mendesak pemerintah atas persoalan yang belum selesai terutama kebijakan terkait bencana yang baru saja terjadi.
 
Kedua, pihaknya berharap DPR dapat segera menyelesaikan RUU yang juga belum rampung. Yaitu RUU Minuman Beralkohol, RUU Ekonomi Kreatif, RUU Pendidikan Agama, RUU Energi Baru dan Terbarukan, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS), RUU Kewirausahaan Nasional dan RUU Sumber Daya Air

Dalam konteks bela negara, legislator dapil Jawa Tengah VII ini juga mengingatkan kesiapan pemuda untuk melakukan regenerasi beberapa posisi penting di tanah air. Baik di tubuh partai politik maupun di berbagai posisi penting kepemimpinan nasional dan daerah.
 
“Menguasai sebuah negara tidak lagi harus dilakukan melalui agresi militer semata. Namun, cukup dengan menguasai partai politik. Karena itu, sangat penting bagi para pemuda menempa dirinya dengan jiwa nasionalisme yang tinggi. Sehingga jika kelak berada di pucuk kepemimpinan nasional, daerah, maupun menjadi petinggi partai politik, bisa tetap menjaga kedaulatan bangsa dan negara yang kita cintai ini," pungkas Bamsoet.
 
Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah yang hadir antara lain, Ketua Umum Sunanto, Sekretaris Jenderal Djulfikar, Wakil Bendahara Umum Candra Saputra, Ketua Bidang Hukum dan HAM Razikin, Ketua Bidang Ekonomi Woro, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Ilham Pratama dan Ketua Bidang Olahraga Rahmatullah Baja. Sedangkan Bamsoet ditemani Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha.

OTHONE

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077