25 Januari 2019 | Dilihat: 165 Kali
BENDUNGAN WATERVANG TAWARKAN POTENSI SEJAHTERAKAN MASYARAKAT
noeh21
 

HiTvBerita.com - LUBUK LINGGAU | Bendungan Watervang di Kota Lubuk Linggau kaya akan potensi serta dapat mensejahterakan masyarakat, meliputi sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Apabila bendungan ini dikelola dengan sistem dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, akan dapat menghasilkan devisa tambahan yang sangat menguntungkan bagi Kota Lubuk Linggau.

Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo mengakui, Bendungan Watervang di Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan memiliki banyak potensi yang bisa digali, namun juga mendapati beragam masalah yang belum terselesaikan. Menurutnya hal ini akan segera diselesaikan secepatnya, karena menyangkut kebutuhan primer masyarakat yang harus terpenuhi.

Hal ini dikatakan ketika memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI dalam rangka meninjau secara langsung jaringan irigasi dan Bendungan Watervang di Kecamatan Lubuk Linggau Timur, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Rabu (23/1/2019).

“Kita ketahui nama Watervang sebagai irigasi andalan kita di Lubuk Linggau. Namun sejak 1941 belum pernah ada perbaikan-perbaikan. Tempat ini sangat strategis untuk cadangan beras kita secara nasional. Di sini mengairi ribuan lahan sawah di Musi Rawas, termasuk Lubuk Linggau juga. Akan tetapi Musi Rawas paling banyak,” jelas Edhy.

Politisi Partai Gerindra ini menyebut sengketa serta perbaikan Bendungan Watervang ini harus segera diselesaikan dan dijadikan prioritas. Ia meyakini bahwa anggaran tidak akan menjadi masalah karena persoalan ini menyangkut apa yang menjadi kebutuhan primer di masyarakat.
 
“Nanti kita komunikasikan dengan teman-teman di Komisi IV, bagaimana mensinkronkan ini semua. Kalau keterbatasan anggaran di sektor balai, saya pikir biarlah kita serahkan ke kota, toh ini kan sudah ada. Bisa juga dijadikan sarana pariwisata, ada aturannya sebenarnya. Yang jelas tidak boleh ada pelanggaran,” jelas Edhy.
 

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, rencana perbaikan tersebut merupakan ranah kerja dari Komisi V DPR RI, akan tetapi masih berkaitan langsung dengan sektor pertanian yang merupakan jalur irigasi guna membantu meningkatkan kinerja petani dan petambak ikan. Oleh karena itu, ia mengaku pihaknya akan memfasilitasi pertemuan Komisi V DPR RI dengan Pemerintah Kota Lubuk Linggau.
 
“Jujur harus saya harus sampaikan, ini kan masih irigasi primer. Kalau yang primer itu di wilayah Komisi V DPR, tapi nanti setelah ini akan kami komunikasikan dengan Pimpinan Komisi V bahwa ada masalah ini yang harus segera diselesaikan. Kalau perlu kita ajak mereka meninjau langsung ke tempat ini, Pak Wali Kota saya yakin siap menerimanya,” imbuh Edhy.

Permasalahan yang acapkali terjadi yaitu menyangkut sengketa siapa yang lebih berhak mendapatkan air yang berasal dari bendungan tersebut antara para petani dengan para penambak ikan. Maka dari itu, dalam kunjungan tersebut ia juga membawa beberapa mitra untuk membantu mediasi sengketa tersebut.
 
“Sebenarnya caranya sederhana yaitu komunikasi dua belah pihak, yang satu Kementerian Pertanian, yang satu Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ini sebenarnya hanya masalah komunikasi. Sudah kami sampaikan, tapi saya belum tahu kenapa sampai sekarang belum selesai. Saya harap setelah kunjungan ini tidak ada lagi jalan buntu,” imbuhnya.
 
Kemudian politisi dapil Sumsel ini menilai apabila ke depannya irigasi berjalan baik, kemudian lokasi Bendungan Waterfang yang kerap kali dikunjungi wisatawan karena menawarkan wisata sejarah karena diketahui pembangunan bendungan tersebut berdiri di era kolonial, maka hal ini dapat memajukan Kota Lubuk Linggau itu sendiri.

Dalam kunjungan tersebut, Edhy didampingi beberapa Anggota Komisi IV DPR RI antara lain Endro Hermono (F-Gerindra), Cucun Ahmad Syamsurijal (F-PKB), Mahfuz Sidik (F-PKS), dan Erislan (F-Hanura). Serta diikuti oleh beberapa mitra diantaranya Direktur Irigasi Pertanian, Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, serta Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian.

OTHONE

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077