17 Januari 2019 | Dilihat: 204 Kali
MASIH ADA KONDISI SEKOLAH SANGAT MIRIS
noeh21
 

HiTvBerita.com - ACEH UTARA | Dari kejauhan terdengar suara perempuan dewasa dan anak-anak saling bersautan dari balik bangunan berdinding tepas bambu dan beratapkan daun rumbia itu. Sekilas, bangunan itu mirip tempat nginapnya hewan ternak warga dimana banyak lubang menganga seantero dinding dan atapnya.

Namun bagi anak-anak di Aceh Utara, bagunan itu memiliki nilai yang sangat besar. Dengan bangunan yang sangat sederhana inilah setiap hari mereka menuntut ilmu pendidikan duniawi. 

Bangunan tersebut adalah SMP Ta'alimil Mubtadi yang terletak di Desa Pucok Alue, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Aceh. Lokasi sekolah ini berada satu kompleks dengan Dayah (pesantren) Ta'alimil Mubtadi. Murid sekolah tersebut juga sebagian dari para santri yang mondok. 


Dari kejauhan, bangunan itu tampak berdiri tunggal. Namun, di dalamnya bangunan itu disekat menjadi tiga ruangan. Saat mendekati sekolah tersebut, tampak anak-anak berseragam putih biru layaknya murid SMP lain mulai ke luar dari kamar tempat mereka mondok di pesantren tersebut. Dengan menenteng buku seadanya, tepat pukul 14.00 WIB mereka masuk ke ruangan kelas.

Setiap ruangan ada sejumlah bangku dan meja diletakkan di atas tanah yang menjadi lantainya. Sementara dinding depannya tergantung satu papan tulis berwarna putih. Dengan cekatan dan kesabaran, para guru mengajarkan pengetahuannya kepada para murid-murid.

Sekolah ini berdiri pada tahun 2015. Awalnya berada di desa tetangga namun karena berbagai hal dan terkendala masalah lahan maka dipindahkan ke tempat sekarang.

"Pendirian sekolah ini atas motivasi santri mondok di pesantren ini yang menginginkan adanya sekolah sembari belajar mengaji. Mereka meminta pimpinan pesantren untuk menyediakan sekolah agar bisa belajar ilmu pengetahuan sambil mengaji," kata Kepala Sekolah SMP Ta'alimin Mubtadi, Mutazabuddin, Kamis (17/1/2019).

Setelah dipindahkan ke lokasi sekarang, ruangan belajar yang dipakai hanya sederhana. Kemudian, karena santriwati di tempat itu tidak ada tempat tidur. Ruangan belajar pun dialihkan ke tempat darurat saat ini. Dilihat secara kasat mata, sangat tidak indah jika kondisi ruangannya demikian. Namun, itulah yang ada dan itupun hasil swadaya masyarakat sekitar. Jika tidak, maka anak-anak terpaksa harus pergi belajar ke tempat lainnya. Tentu, jaraknya tidak dekat.

"Selama ini pembangunan sekolah ini hasil swadaya masyarakat. Untuk fisik, pemerintah belum memberikan bantuan namun untuk operasionalnya ada. Para murid pun jika mengikuti ujian nasional harus ke sekolah lain yang memiliki komputer dan fasilitias memadai," sebut Mutazabuddin.

OTHONE

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077