31 Januari 2019 | Dilihat: 239 Kali
PELATIHAN TINGKATKAN STANDAR KOMPETENSI GURU
noeh21
 

HiTvBerita.com - MEDAN | Rendahnya kualitas guru, pendistribusian guru tidak merata, hingga guru yang tak sesuai dengan bidangnya merupakan masalah klasik di dunia pendidikan Indonesia. Agar guru-guru Indonesia berkualitas dan mempunyai standar kompetensi yang meningkat, perlu diadakan pelatihan guru secara rutin.

Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan mengusulkan adanya terobosan untuk membangun sistem perencanaan guru yang terintegrasi berbasis digital. Hal tersebut diutarakan saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI ke Universitas Negeri Medan (UNIMED), Sumatera Utara, Rabu (30/1/2019).
 
“Kita harus mulai benahi permasalahan mulai dari hulunya, sehingga pendidikan memiliki standar dan kompetensi lulusannya sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Dari data tersebut pendistribusian guru bisa merata, sehingga kita mendapatkan kebutuhan dan kompetensi guru yang riil,” ujar Sofyan Tan.
 
Di sisi lain, legislator PDI-Perjuangan itu menilai, langkah pengangkatan guru Honorer KII menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh pemerintah sudah tepat. Hal ini agar sebaran guru di seluruh Indonesia merata.

“Distribusi tenaga guru harus berdasarkan data yang riil, sehingga tak ada daerah yang surplus guru, sementara daerah lain sebaliknya. Supply and demand harus seimbang,” ucap legislator dapil Sumut itu.
 
Hal senada diungkapkan Rektor UNIMED Syawal Gultom, permasalahan klasik pendidikan adalah kualitas guru yang rendah, pendistribusian guru yang tidak merata, guru yang tidak sesuai dengan bidangnya. Ia yakin, begitu permasalahan guru bisa diselesaikan, maka 75 persen persoalan pendidikan di Indonesia terselesaikan.
 
“Caranya dengan meningkatkan standar kompetensi guru, konten pendidikan, proses belajar mengajar, penilaian atau evaluasi pendidikan, pengelolaan pendidikan, sarana dan prasarana pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan guru sesuai dengan kinerjanya,” jelas Syawal.
 
Terkait permasalahan kurangnya jumlah guru di Indonesia, Syawal mengatakan UNIMED belum mampu menyediakan sebanyak jumlah yang diperlukan untuk menutupi kekurangan. Sebab, fakultas pencetak tenaga guru di UNIMED hanya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

OTHONE

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077