11 Desember 2018 | Dilihat: 220 Kali
PENDERITA DIFABEL DIRIKAN SEKOLAH GRATIS
noeh21
 

HiTvBerita.com – BLORA | Ppenyandang disabilitas tuna daksa bernama Sriyono Abdul Qohar, yang tercatat sebagai warga Desa Sendangmulyo Kecamatan Ngawen, Blora, telah berhasil mendirikan sekolah gratis tak jauh dari tempat tinggalnya.

Di balik keterbatasan fisiknya, ternyata Sriyono mampu mendirikan PAUD/KB yang diberi nama Gembira Ria, satu-satunya taman pendidikan usia dini di desanya. Didirikan sejak 2009 lalu, kini taman sekolahan itu telah memiliki sedikitnya 32 siswa.

Sriyono merupakan lulusan sarjana pendidikan agama Islam dari Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Blora. Berbekal gelar S1, ia berulang kali mendaftarkan diri ke sejumlah sekolah sebagai guru namun tak ada yang menerimanya.

"Setelah lulus saya memasukkan lamaran di sejumlah sekolah, mulai MI, MTs dan sekolah-sekolah swasta lain. Dari semua itu, alhamdulillah saya belum diterima. Mungkin karena bentuk fisik saya," kata Sriyono saat ditemui detikcom di ruang kerjanya, Selasa (11/12/18).

Ia bercerita, pada tahun 2008, ia mendapatkan kabar dari salah seorang bidan desa yang mengabarkan adanya rencana pemerintah pusat membangun PAUD. Momen itulah yang dimanfaatkannya untuk membuat proposal pendirian PAUD di desanya.

"Syaratnya harus dapat 21 siswa, Alhamdulillah, saat itu bisa dapat 23 siswa. Saya membuat dan mengajukan proposal dan kemudian langsung diterima," terangnya.
 

Para siswa yang tergabung di dalam PAUD asuhan Sriyono sama sekali tidak dikenai biaya atau pungutan apapun. Memang ada iuran suka rela yang dihimpun sendiri oleh orang tua peserta didik. Jumlahnya tak ditentukan karena memang suka rela, atas kemauan sendiri.

Sehari-harinya dia juga bergabung pada Komunitas Difabel Blora Mustika (DBM). Di kelompok itu dia membuat batik dan kerajinan khas Blora untuk dipasarkan. Hasilnya digunakan untuk membiayai keluarga dan operasional sekolah yang didirikannya itu.

"Sekolah ya digratiskan saja. Untuk operasional kan cuma ATK dan perawatan fasilitas dan pajak (PBB dan tagihan listrik). Dibayar pakai uang pribadi dari usaha sampingan saya," aku bapak dua anak ini.

Sriyono menjabat sebagai Kepala Sekolah, dibantu tiga orang guru yang digaji dari dana suka rela yang dihimpun oleh para orang tua peserta didik.

"Pak Sriyono sabar mendidik anak-anak. Dulu sempat diragukan kemampuannya mengelola sekolah dengan kondisi fisiknya. Namun keraguan itu terbantahkan setelah saya 9 tahun mengajar di sini. Dia mampu menutupi kekurangannya dengan kelebihannya," pungkas Titik Suharni, salah satu guru PAUD KB Gembira Ria.

OTHONE

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077