04 Januari 2019 | Dilihat: 251 Kali
PERPUSTAKAAN TERMEGAH DI INDONESIA NUNGGAK LISTRIK
noeh21
 

HiTvBerita.com – PEKAN BARU | Bila berkunjung ke Pekanbaru, akan terlihat gedung megah dengan tiang-tiang menjulang tinggi di tengah kota. Itulah Balai Pustaka Soeman Hasibuan (HS) yang dijuluki perpustakaan termegah di Indonesia.

Pustaka Soeman HS ini terletak di Jl Sudirman, Pekanbaru yang dulunya merupakan bekas gedung DPRD Riau. Pustaka ini diapit dua gedung megah lainnya, sebelah selatan ada Bank Indonesia (BI) dan sebelah utara ada Kantor Gubernur Riau. Gedung pustaka Soeman HS ini terkesan unik dan eksotis.

Bentuk bangunan dari kejauhan seperti atap gedung saling menyilang setengah lingkaran, tak ubahnya sebagai meja tempat untuk membaca Al Quran. Bentuk ini sebagai filosofi akan ajaran Islam yang erat dengan budaya Melayu.

Pustaka ini berdiri megah dengan enam lantai yang dilengkapi lift. Gedung yang menelan dana Rp 144 miliar ini memiliki daya tampung 1.000 pengunjung. Sebagai daya tarik, gedung ini dindingnya dilapisi kaca transparan. Sehingga dari ketinggian gedung pengunjung juga dapat menikmati keindahan kota.

Pengunjung pustaka ini juga dimanjakan dengan Wifi serta tersedianya aula untuk rapat dan ruang kedap suara. Bagi pengunjung yang membawa laptop, bisa mengakses internet tanpa dipungut biaya. Perpustakaan modern ini pun di lantai dasar dilengkapi cafe yang sangat terkenal di Pekanbaru, yakni kopi Kimteng.

Ruang gedung yang ber AC ini, membuat masyarakat betah untuk menimba ilmu di sana. Berbagai jenis buku tersedia di balai pustaka milik Pemprov Riau itu. Menurut Kepala Balai Pustaka Riau, Nazief Soesila Dharma kepada detikcom, Rabu (08/12/2010), di pustaka ini terdapat 239.032 eksemplar buku. Berbagai bacaan tersedia di sana, mulai buku pendidikan, untuk mahasiswa, umum dan buku untuk anak-anak.

Secara umum, di lantai dasar khusus untuk taman bacaan anak-anak. Sedangkan di lantai dua taman bacaan untuk remaja. Lantai tiga taman bacaan untuk orang dewasa dan tersedia bilik Melayu yang menyediakan bacaan khusus tentang Melayu. Sedangkan lantai empat dan lima tersedia ruang konferensi, referensi dan teknologi informasi. Sedangkan lantai enam tersedia ruangan diskusi dan serbaguna.

Kini, nasib Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Pemprov Riau yang berdiri megah ini sungguh ironis kondisinya, betapa tidak karena sudah dua bulan listriknya diputus PLN akibat nunggak membayar.

"Iya benar. Kita telah memutuskan jaringan listrik di Perpustakaan. Karena sudah dua bulan belum bayar tagihan listrik," kata Humas PLN Area Pekanbaru, I Komang Sudarsana, Jumat (4/1/2018).

Komang menjelaskan, pemutusan listrik dilakukan setelah pihak Perpustakaan Pemprov Riau ini belum membayar tagihan dua bulan.

Pemutusan listrik dilakukan, kata Komang, terhitung 1 Januari 2019. Dengan demikian, sudah memasuki empat hari ini gedung taman bacaan yang menjadi idola masyarakat Riau itu kini tanpa listrik PLN.

"Kita memutuskan listrik tentunya sudah melalui mekanisme yang ada. Kita sudah layangkan surat tagihan," kata Komang.

Karena prosedur sudah dilakukan, kata Komang, sehingga pihaknya terpaksa melakukan pemadaman sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kondisi yang samakan kita berlakukan pada pelanggan lainnya. Kalau memang sudah terlambat dua bulan ya harus diputus," kata Komang.

Dari informasi yang diperoleh, besarnya tagihan selama dua bulan ini mencapai Rp 200 juta.
"Tadi saya sudah konfirmasi ulang ke petugas di lapangan, sampai hari ini listrik masih kita putus. Karena belum ada pembayaran," tutup Komang.

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077