25 Juni 2019 | Dilihat: 148 Kali
DISKUSI PEMANGKU KEPENTINGAN PERPARKIRAN DKI JAKARTA
noeh21
 

HiTvBerita.com - Jakarta | Unit Pelaksana (UP) Perparikiran Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtran) Propinsi DKI Jakarta, menggelar diskusi masalah perparkiran di Ibukota, Selasa, (25/06/2019).

Berbagai pemangku kepentingan perparkiran ikut hadir baik dari internal antara lain Kasat pelayanan dan  para Kasatpel Wilayah maupun pihak luar yang selama ini menggeluti perparkiran, antara lain Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Boma Indonesia, Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia (Aspeparindo) serta Asosiasi Pengusaha Parkir Indonesia (IPA).

Dalam arahannya, Kepala UP Perparkiran Mohammad Faisol SSos MSi berharap masukan dari semua pihak sehingga pengelolaan parkir diseluruh Ibukota dapat berjalan baik sesuai dengan harapan Gubernur DKI Jakarta.
"Semua masukan akan menjadi bahan kajian pihak kami, terutama rencana kenaikan pajak parkir yang saat ini sudah ada pansusnya di DPRD", ujarnya.

Kedepan, lanjut Faisol, transaksi pembayaran parkir harus menggunakan uang elektronik.
"Karena itu sudah menjadi tuntunan jaman Now. Penggunaan uang elektronik berimbas kepada meningkatnya kepercayaan para pengguna parkir", katanya.

Faisol menegaskan, saat ini pajak parkir di DKI Jakarta sebesar 20% persen sementara didaerah lain telah berkisar antara 25 sampai 30%.
"Padahal selama ini DKI sering dijadikan study banding pemda lain", tandas Faisol.
 

Irfan Januar Ketum Aspeparindo menuturkan kenaikan pajak parkir hendaknya dibarengi dengan kenaikan tarif parkir. Sebab jika tidak kondisi ini akan membuat para pengelola bisa tiarap, di tambah lagi tarif di negara-negara berkembang jauh lebih tinggi , contoh  
1.  Melbourne di Australia Tarif: US$ 32.69 sekitar Rp 476 ribu (Kurs: 13.360 per dolar)
2. Boston di Amerika Serikat Tarif: US$ 33.37 sekitar Rp 450 ribu (kurs: Rp 13.360 per dolar).
3. Amsterdam di Belanda Tarif: US$ 34.85 sekitar Rp 464 ribu (kurs: Rp 13.360 per dolar)
4. Paris di PrancisTarif: US$ 35.19 sekitar Rp 468 ribu (kurs: Rp 13.360 per dolar)
5. Brisbane di AustraliaTarif: US$ 36.38 sekitar Rp 484 ribu (kurs: Rp 13.360 per dolar)
6. New York di Amerika SerikatTarif: US$ 41.58 sekitar Rp 554 ribu (kurs: Rp 13.360 per dolar)
7. London di InggrisTarif: US$ 45.01 sekitar Rp 601 ribu (kurs: Rp 13.360 per dolar)
8. Sydney di AustraliaTarif: US$ 46.73 sekitar Rp 623 ribu (kurs: Rp 13.360 per dolar).

Pence Harahap juga sebagai pengurus Aspeparindo, memohon kiranya pihak asosiasi diberi peluang untuk ikut berpartisipasi pengelolaan parkir yang ditangani UP Perparkiran.

Sementara pihak asosiasi pengusaha parkir (IPA) berharap diskusi semacam ini dapat dilaksanakan secara rutin sehingga update sikon terkini masalah perparkiran di Ibukota. 

Semaraknya parkir liar dan banyaknya bagunan gedung yang dijadikan lahan parkir juga menjadi sorotan peserta diskusi. Nantinya semua akan ditertibkan.

Diskusi selanjutnya rencana akan digelar di kantor Aspeparindo, Hotel Grand Cempaka, Jl Letjen Soeprapto, Jakarta Pusat.

BRANDO 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077