20 Januari 2019 | Dilihat: 178 Kali
DWP SETJEN DPR AKAN TERUS BEKERJASAMA DENGAN SPAK
noeh21
 

HiTvBerita.com - JAKARTA | Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI Tanty Setya Nugraha memastikan pihaknya akan terus bekerjasama dengan Gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) untuk lebih meningkatkan pengetahuan anggotanya terkait korupsi beserta pencegahannya. Hal tersebut diungkapkannya usai silaturahmi DWP Setjen dan BK DPR RI dan Seminar “Peran Isteri dalam Pencegahan Tindak Pidana Korupsi”.
 
“Acara ini selain sebagai ajang silaturahmi bagi sesama Anggota DWP, juga menjadi semacam capacity buildingDWP terhadap anggotanya. Terutama untuk mengetahui apa itu korupsi dan bagaimana pencegahannya. Mengingat para suami dari Anggota DWP merupakan PNS yang juga harus tunduk terhadap peraturan dan undang-undang anti korupsi,” jelas Tanty di Ruang Abdul Moeis, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (18/1/2019).
 
Mengingat pentingnya acara sejenis, lanjut Tanty, maka pihaknya akan terus bekerjasama dengan SPAK untuk membuat networking atau jejaring menjadi agen perubahan. Bahkan tidak tertutup, pihaknya juga akan kembali mengundang relawan SPAK untuk ikut mensosialisasikan informasi terkait korupsi dan pencegahannya kepada murid Taman Kanak-Kanak (TK) Risanti yang notabene berada di bawah naungan DWP Setjen dan BK DPR RI.
 
Sementara itu Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yuyuk Adriati yang pada kesempatan itu ikut menjadi narasumber, mengungkapkan apresiasinya terhadap Pengurus dan Anggota DWP Setjen dan BK DPR RI yang hadir.

Dijelaskannya, sejatinya target sosialisasi tentang tindak pidana korupsi itu tidak hanya ibu-ibu atau isteri-isteri, melainkan juga anak-anak dan bapak-bapak. Hal itu menjadi khusus di DWP Setjen dan BK DPR RI, mengingat DWP merupakan istri dari PNS yang harus tunduk pada peraturan, terutama terkait gratifikasi.
 
“KPK sesuai amanat undang-undang memang melakukan pemberantasan korupsi, dalam arti penindakan serta pencegahan korupsi, dan mencetak perempuan sebagai agen perubahan. Sejak pertengahan tahun lalu, sudah 60 perempuan yang terlibat dalam tindak pidana korupsi. Meski sebenarnya untuk korupsi tidak ada dimensi gender, tapi kita bicara pencegahannya. Perempuan, isteri memiliki peran yang besar untuk mengajarkan ke anak dan ‘mengawasi’ suami agar terhindar dari korupsi,” papar Yuyuk.

EKA SEPTY
 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077