18 Mei 2019 | Dilihat: 218 Kali
GEPRINDO MENGUGAT PEMILU CURANG
noeh21
 

HiTvBerita.com - JAKARTA | Organisasi Gerakan pribumi Indonesia (Geprindo) melakulan aksi damai di depan kantor Bawaslu DKI Jakarta, terkait dengan adanya kecurangan-kecurangan dari hasil perhitungan suara baik Quick Count maupun Real Count yang dilakukan oleh KPU Sabtu, (18-05-2019).

Tidak lama setelah menyampaikan maksud dan tujuan aksi damai ini, akhirnya Geprindo diterima oleh anggota Bawaslu DKI Jakarta.

Ada empat orang utusan dari peserta aksi damai ini,  diperkenankan masuk ke gedung Bawaslu,  seperti Kamal,  Yani Dudi dan Erwin serta salah satu anggota Geprindo.

Dihadapan para anggota Bawaslu DKI Jakarta, Geprindo mengajukan tuntutan diantaranya,  Pertama, mendesak Bawaslu mendiskualifikasi peserta pemilu yang diketahui telah melakukan kecurangan.

Kedua, mendesak pihak Bawaslu melakukan audit forensik ITE Situng KPU yang banyak menimbulkan opini  dan ketidakpastian dari proses hasil perhitungan suara baik Quick Count maupun Real Count di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Yang terakhir,  mendorong Bawaslu untuk merekomendasikan kepada KPU untuk melakukan otopsi terhadap 700 orang petugas Pemilu yang meninggal dunia dan ada sekitar 11.239 yang masih dirawat karena sakit setelah selesai melaksanakan tugasnya.

"Untuk itu,  Geprindo mendesak untuk segera mengusut tuntas musibah yang menimpa Petugas Pemilu baik yang meninggal dunia maupun yang saat ini masih dalam keadaan sakit, " pungkas Yani.

CARDI S

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077