04 Maret 2019 | Dilihat: 283 Kali
HEBOH, SOSOK ASTRONOT DI JAKARTA BARAT
noeh21
 

HiTvBerita.com - JAKARTA | Suasana yang awalnya sepi, tiba-tiba mendadak berubah menjadi hiruk pikuk. Semua warga Sawah Lio Kelurahan Jembatan Lima Kecamatan Tambora Jakarta Barat, berhamburan keluar rumah untuk melihat apa yang sedang terjadi, Jumat (2/3/2019).

Ternyata, kehadiran sosok makhluk yang menyerupai astronot inilah membuat heboh warga baik anak-anak maupun orang dewasa. Ketika diselidiki, astronot tersebut datang dengan membawa kelengkapan alat untuk fogging.

Petugas fogging yang mengenakan pakaian ala astronot ini sengaja didatangkan oleh Yayasan Seruni guna membasmi sarang nyamuk. Yayasan yang diketuai oleh Suhu Edi sengaja melakukan kerja sosial di Kelurahan Jembatan Lima sebagai bentuk peduli terhadap lingkungan sekitar dalam melakukan Pencegahan, Penanganan Penyakit Menular (P3M).

“Pengasapan yang dilakukan diwilayah Jembatan Lima ini, sebagai upaya mencegah meningkatnya penyebaran DBD, sebab fogging tidak dapat memutus rantai nyamuk penyebar penyakit tersebut,” ucap Suhu Edi.   

Menurutnya, tindakan yang paling efisien untuk mencegah penyebaran adalah dengan kesadaran pola hidup sehat, Pengasapan ini untuk pencegahan sementara.
"Ingat, fogging ini bukan solusi utama pemberantasan DBD. Ini hanya upaya sementara, membunuh induk, bukan jentik. Malu kita, jika fogging ini disebut upaya satu-satunya memberantas DBD. Jadi, warga harus tahu hal ini," tutur Edi.

Upaya paling ampuh, lanjut Suhu Edi, untuk memberantas penyebaran DBD ditengah masyarakat adalah dengan melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan 3M plus (Menguras, Menutup dan Mengubur), setiap minggu baik di dalam maupun di luar rumah.
"Jadi,  warga diminta got dan saluran air didepan rumah selalu dibersihkan, membersihkan pekarangan, menguras bak mandi dan membuang sampah yang menjadi sarang nyamuk. Kegiatan PSN harus setiap minggu dilakukan," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua RW 06 H Lili Rodjali mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Seruni yang telah melakukan Fogging secara gratis untuk warganya.
“Mudah-mudahan dengan adanya fogging ini dapat mencegah warga masyarakat dari penyakit DBD yang mematikan. Sekaligus pula memberikan kesadaran kepada warganya, tentang betapa pentingnya memelihara dan menjaga lingkungan agar tetap selalu bersih dan terawat,” pungkasnya.
 
Dalam kegiatan fogging tersebut, Yayasan Yayasan Seruni menerjunkan satu mesin fogging untuk melakukan pengasapan. Hal ini dilakukan disebabkan meningkatnya kasus DBD, dimana baru-baru ini seorang anak terkena diduga akibat DBD.

LUTFY

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077