29 Desember 2018 | Dilihat: 141 Kali
PEMERINTAH KABUPATEN BARRU TETAPKAN TANGGAP DARURAT BANJIR
noeh21
Banjir Yang Melanda Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan, Satu Warga Pacciro Tewas Terseret Arus dan Dua Belum Ditemukan
 

HiTvBerita.com - BARRU|Demi mempertimbangkan kondisi cuaca ekstrem dan hujan deras yang belum diketahui kapan akan berakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru Provinsi Sulawesi Selatan, memberlakukan masa tanggap darurat bencana selama 5 hari ke depan.

Enam dari tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Barru diterjang banjir akibat tingginya curah hujan, selain merusak dan menggenangi puluhan rumah warga, banjir juga menimbulkan korban jiwa, Jumat (28/12/2018) kemarin.

"Tanggap darurat diberlakukan lima hari, setelah itu akan dilihat perkembangannya, jika perlu akan dilanjutkan," kata Bupati Barru, Suardi Saleh di Makassar, Sabtu (29/12/2018).

Suardi Saleh menyebut sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan akibat terjangan banjir, berupa jalan penghubung antar kecamatan hingga jembatan. Terparah mengalami dampak terjangan banjir adalah di Dusun Pacciro, Kelurahan Takkalasi, Kecamatan Balusu.

Sejauh ini, tercatat 9 rumah warga mengalami kerusakan parah. Selebihnya hanya rumah-rumah yang terendam akibat genangan banjir. Pemda kata Suardi, telah menyediakan dan memberikan kebutuhan logistik khususnya sarana air bagi wilayah yang membutuhkan.

"Kerusakan dan kebutuhan bagi seluruh korban banjir. Kita juga sudah membantu untuk menyediakan bagi yang membutuhkan air minum atau air bersih," ujarnya.

Untuk menanggulangi sekaligus meminimalisir lebih jauh kondisi yang tak terduga akibat cuaca ekstrem, ia mengaku telah mengumpulman 100 orang perwakilan berbagai instansi.

Mereka ditugaskan untuk terlibat langsung dalam proses teknis pendataan penyediaan kebutuhan bagi korban terdampak bencana. Suardi menginstruksikan untuk siaga sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

"Bagi korban banjir sudan dikumpulkan dari berbagai instansi. Tadi malam kita kumpul untuk membantu kami, selama masa tanggap darurat ini," tambahnya.

Pagi tadi, Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah korban banjir di Dusun Pacciro. Kedua korban yang ditemukan adalah Muhammad, 53 dan Sulfiah, 14.

Komandan Tim Operasi SAR Barru, Dadang mengatakan dua jenazah ditemukan sekitar, pukul 07.00 Wita, Sabtu (29/12) pagi tadi. "Jarak dari lokasi jatuhnya korban 15 meter. Kita temukan dalam posisi masih berada di dalam dasar sungai," kata Dadang.

Keduanya kata Dadang merupakan korban dari terjangan arus banjir yang melanda wilayah ini. "Setelah kita temukan, korban kita langsung evakuasi ke rumah duka. Setelah kita evakuasi Tim SAR gabungan melanjutkan pemantauan siaga dampak banjir," jelasnya.

Temuan dua jezanah setelah tim gabungan mulai melakukan evakuasi dan pencarian terhadap seluruh korban terdampak banjir sejak Jumat (28/12) kemarin.

IDHAM

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077