09 Januari 2019 | Dilihat: 172 Kali
RAMPUNGKAN RUU PEKERJA SOSIAL SEGERA
noeh21
 

HiTvBerita.com - JAKARTA | Mengingat pentingnya bagi pekerja sosial dan masyarakat, Ketua Komisi VIII DPR RI M Ali Taher mendorong pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pekerja Sosial oleh Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI dengan Pemerintah tidak terlalu lama, paling tidak dua masa sidang bisa terselesaikan.

Hal itu diungkapkan M Ali Taher usai memimpin Rapat Kerja dengan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, dan perwakilan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, di ruang rapat Komisi VIII DPR RI, Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (08/1/2019).

“Saya mendorong Panja RUU Pekerja sosial ini bekerja tidak terlalu lama, paling lama dua masa sidang bisa selesai. Hal ini mengingat pentingnya RUU ini bagi pekerja sosial itu sendiri maupun bagi masyarakat. Terlebih lagi saat ini muncul berbagai peristiwa sosial seperti bencana alam, kekerasan dalam rumah tangga, diskriminasi, hingga human trafficking. Ini memerlukan perhatian dari pemerintah dan masayarakat,” jelas Ali.

Legislator PAN ini menjelaskan, dari 13 Undang-Undang yang menyangkut kesejahteraan sosial yang ada selama ini, belum ada satupun yang membahas tentang pekerja sosial. Termasuk di dalamnya pengaturan khusus tentang pekerja sosial. Sementara tidak dapat dipungkiri, pekerja sosial yang tersebar di berbagai kementerian saat ini jumlahnya mencapai 120 ribu orang.

Oleh karena itu, perlu segera dibuat UU yang mengatur tentang pekerja sosial, guna memberikan jaminan perlindungan, kepastian hukum agar para pekerja sosial menerima hak-haknya. Selain juga kewajibannya, supaya mereka memiliki sebuah harapan akan masa depan mereka.

Tidak hanya dalam konteks kewajiban, namun juga perlindungan dari berbagai macam hal-hal yang tidak diinginkan. Pasalnya, dalam perjalanannya pekerja sosial bisa saja mengalami intimidasi, diskriminasi bahkan tindakan kekerasan. Sehingga UU ini dapat melindungi mereka dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Senada dengan Ali Taher, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita yang ditemui usai rapat mengatakan, selain memberikan perlindungan hukum dan sosial bagi pekerja sosial itu sendiri, RUU Pekerja Sosial yang akan dibahas ke depan juga akan memberikan perlindungan bagi klien (pengguna manfaat pekerja sosial). Baik berupa perorangan, masyarakat atau organisasi yang menggunakan layanan pekerja sosial dari berbagai bentuk potensi malpraktik yang dilakukan dari pekerja sosial itu sendiri nantinya.

OTHONE

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077