27 Maret 2019 | Dilihat: 141 Kali
TAHUN 2019, PLN KEJAR TARGET Rp 50 TRILIUN
noeh21
 

HiTvBerita.com - JAKARTA  | PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan mencari pendanaan eksternal (fund raising) tahun ini mencapai Rp 50 triliun. Pendanaan tersebut akan digunakan untuk memenuhi separuh dari kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar Rp 80 triliun - Rp 90 triliun. 

"(Pendanaan) separuhnya paling Rp 40-Rp 50 triliun, kami lihat saja. Sudah termasuk perbankan juga," kata Direktur Keuangan PLN Sarwono di Hotel JW Marriot, Selasa (26/3/2019). 

Selain dari perbankan, ia menuturkan perusahaan membuka peluang untuk penerbitan seluruh instrumen surat utang (obligasi), baik domestik maupun global. Namun demikian, penerbitan instrumen tersebut menunggu waktu yang tepat di pasar keuangan. Selain itu, penerbitan instrumen tersebut juga akan disesuaikan dengan kebutuhan pendanaan perseroan. 



Sarwono menegaskan penerbitan instrumen pendanaan tidak akan direalisasikan dalam waktu dekat, lantaran kas internal PLN masih mencukupi untuk pengembangan proyek-proyek PLN. 


"Pilihan pendanaan kami ini tidak terpaku pada satu saja, global bond, local bond, dana bank, apa syariah, apa sukuk," imbuhnya. 

Ia merinci belanja modal tersebut akan digunakan untuk investasi pada pembangkit listrik. Selain itu, PLN juga akan mengalokasikan dana belanja modal untuk pengembangan transmisi dan distribusi. 

"Pembangkit itu sekitar 50 persen dari total, dan 50 persen sisanya untuk transmisi, distribusi, dan gardu induk," tuturnya. 

Sepanjang 2018, penjualan listrik PLN meleset dari target. Penjualannya hanya terealisasi 232 TeraWatthour (TWh) atau tumbuh 5,15 persen atau di bawah target yang dipatok sebesar 7 persen.


OTHONE
 

Terkait

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077