15 Desember 2018 | Dilihat: 245 Kali
Erick Thohir Siap Ubah
STRATEGI PEMENANGAN PILPRES 2019 DENGAN MODE MENYERANG!
noeh21
 

HiTvBerita.com –JAKARTA|Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Meutya Hafid, mengungkit soal strategi yang akan dijalankan Erick Thohir yang merupakan sebagai petinggi klub bola Inter Milan. Ia mengatakan bahwa selama ini Erick Thohir dalam mengambil alih dan merestrukturisasi sebuah klub bola, dikenal sebagai sosok yang berani dan tidak tanggung-tanggung. 

Meutya kemudian menjelaskan makna pernyataan Erick soal strategi menyerang. Menurutnya, timses Jokowi-Ma'ruf akan membangun narasi-narasi positif untuk menangkal serangan-serangan dari pihak lawan.


Meutya Hafid, Juru Bicara KPN Jokowi - Ma'ruf. (dok.foto/detik.com)

"Ofensif yang dimaksud itu bukan negative campaign, tapi kita secara lebih masif menyerang lawan dengan isu-isu positif terkait Pak Jokowi-Ma'ruf," sebut Meutya.


Menurutnya, selama ini TKN Jokowi-Ma'ruf lebih banyak responsif dalam menghadapi isu-isu seputar Pilpres 2019. TKN Jokowi-Ma'ruf, kata Meutya, lebih banyak defensif karena Jokowi-Ma'ruf kerap mendapat serangan.

"Tapi dijawab juga tidak selesai selesai juga karena semua yang dilakukan Pak Jokowi dianggap semua salah oleh kubu sebelah. Sekarang saatnya untuk ofensif. Artinya, secara masif dan cepat 'melemparkan' isu-isu yang terkait dengan gagasan, rekam jejak, program-program Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf," tutur Meutya Hafid, yang saat ini masih tercatat sebagai politikus Golkar itu.

Meutya pun mengimbau agar seluruh pendukung pasangan nomor urut 01 itu mengikuti apa yang dilakukan TKN. Ini juga termasuk bagi para kader partai koalisi Jokowi-Ma'ruf hingga relawan.

Agar lebih mengedepankan hal-hal tersebut, adu program, adu gagasan, adu rekam jejak, adu prestasi. Supaya demokrasi yang dibangun demokrasi positif, bukan demokrasi asal serang," sebut Meutya.

Erick Thohir sebelumnya mengatakan selama ini kubu pasangan nomor urut 01 lebih sering defensif. Bahkan, menurut Erick, selama ini pelaporan terhadap Jokowi-Ma'ruf tidak benar adanya. Oleh sebab itu, mau tidak mau kini timses Jokowi-Ma'ruf diminta beralih ke mode 'menyerang'.


Jubir Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Faldo Maldini, menyoroti pernyataan Erick itu. Ia juga menyinggung posisi Erick di dunia persepakbolaan. (dok.foto/hitv/denis lubis)

"Kami selalu coba berbaik sangka. Pak Erick kan di Italia dipanggilnya Il Presidente karena jadi pemilik klub sepakbola raksasa, di sini jadi ketua timses dan panitia. Beliau tahu kapan harus menyerang dan bertahan," ucap Faldo.

Faldo beranggapan bahwa kemungkinan adanya “strategi”  yang dijalankan Eriick Thohir selama ini tidak bekerja dengan baik, akibat performa pemainnya yang buruk. sehingga dibutuhkan metode baru, untuk mengubah strategi keluar dari tekanan.  (hitv/yog)
 
 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077