07 April 2019 | Dilihat: 323 Kali
GELORAKAN KOPERASI DAN UKM SEBAGAI KEKUATAN EKONOMI
noeh21
 

HiTvBerita.com - CIBINONG | Berbagai usaha pernah digeluti, mulai dari Rumah Makan Nasi Uduk, Digital Printing, Pengusaha Properti hingga Konsultan Perumahan serta precaster handal. Semua hasil perjuangan dan jerih payahnya selama ini tidak hanya diam sekedar dinikmati, namun juga selalu memperhatikan bagaimana semua proses yang dialami dalam menjalankan semua bisnisnya.

Harun ST, demikian nama lengkapnya, selalu saja miris melihat kejujuran sudah tidak ada di negeri ini. Dalam melaksanakan dan menyelesaikan sebuah pekerjaan, selalu ada amplop yang dipersiapkan untuk melancarkan semua pekerjaan.

"Akibatnya bukan efisiensi. Malah inefisiensi, sehingga mark up pun menjadi solusi yang dilakukan pengusaha," jelasnya, saat bincang-bincang di Sekretariat Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), Jalan Patung, Johar Baru.

Karena itu, Ketua IPJI Kabupaten Bogor ini, jika terpilih menjadi anggota parlemen di Senayan, tetap mengusung kejujuran sebagai panduan moral.
"Jangan sampai kejujuran menjauh diiringi gaya hidup yang wah," jelas Harun yang dibesarkan dari keluarga sederhana.

Ia ingin, kejujuran juga masih berada di garda depan pada semua anggota DPR, kendati institusi itu tercoreng oleh praktek korupsi, KKN dan berbagai kasus yang selalu berhubungan dengan proses hukum.
"Nah, kalau regulator pembuat peraturannya kotor, bagaimana yang melaksanakan peraturan tersebut," jelas lelaki berdarah Betawi asli ini.

Ia yakin, jika regulator bersih, benar-benar mengabdi ke masyarakat, maraknya korupsi bisa dieleminir tanpa menafikan keberadaan KPK.
"Karena jujur itu goodwill pribadi, bukan karena KPK," tandasnya, tanpa menafikan korupsi anggota dewan lantaran mahalnya biaya menjadi anggota DPR.
 

Selain bersih, politisi dari Partai Garuda ini, ingin memberdayakan ekonomi lewat koperasi. Ia tidak habis mengerti, koperasi yang menjadi soko guru seperti dikatakan Bung Hatta, sepertinya mati suri di negeri ini.

Padahal, di Amerika Serikat saja, koperasi tumbuh subur. Mereka membuat kartel, sehingga tidak didikte oleh kekuatan kapital. Saking hidupnya, negeri ini pernah dipimpin oleh anak petani kacang, Jimmy Carter.
"Dari koperasi pula bisa lahir UMKM yang handal," tegas caleg DPR RI dari Partai Garuda, Dapil V Kabupaten Bogor, nomor urut 2.

Menurut Harun, UMKM seharusnya digelorakan. Mereka usahawan tahan banting, terbukti saat krisis moneter negeri ini, 1998 dimana harun juga ikut didalam masa reformasi pada saat itu dia masih menjadi mahasiswa

"Kalau konglomerat gulung tikar, sehingga minta disuapin lewat BLBI, tapi UMKM tidak. Mereka tahan banting meski kurs rupiah anjlok mencapai Rp 20.000," papar jebolan Fakultas Tehnik Sipil sebuah univesitas swasta di Jakarta.

Makanya, jika terpilih kelak, dia ingin mendorong hidupnya UMKM di desa-desa. "Jika perlu, pemerintah harus memberikan subsidi demi tumbuhnya soko guru," jelas Dewan Pembina Ojek Online Cibinong Raya ini.

LIA

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077