24 Januari 2019 | Dilihat: 703 Kali
KONSISTENSI KAMPUNG KRANGGAN JAGA ADAT DAN BUDAYA PATUT DIAPRESIASI
noeh21
 

HiTvBerita.com - BEKASI|  Kampung Kranggan di Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi hingga kini tetap konsisten dalam menjaga tradisi, adat dan budaya leluhur yang telah ada sejak abad 15.

Setiap tahun menggelar berbagai kegiatan, salah satunya Babaritan, guna melestarikan warisan leluhur. Kampung Kranggan pun telah ditetapkan Wali Kota Bekasi sebagai cagar budaya Kota Bekasi. Konsistensi Kampung Kranggan menjaga adat dan budaya ini diapresiasi Komisi X DPR RI.
 
“Kami terkejut, ternyata tak jauh dari Ibu Kota Jakarta kita bisa menyaksikan satu daerah yang betul-betul konsisten mempertahankan adat budaya. Ini menurut saya bisa menjadi contoh, menjadi daerah yang siap menerima siapapun yang ingin hadir untuk bertukar gagasan dan ide tentang kebudayaan,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI meninjau Kampung Kranggan, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (22/1/2019).
 
Legislator Partai Golkar itu melanjutkan, kehadiran Kampung Kranggan ini yang tak jauh dari pusat ibu kota, memudahkan akses bagi siapapun untuk mempelajari adat istiadat masyarakat Kranggan. Berbagai ritual dan tradisi budaya yang selama ini dijalankan masyarakat Kranggan bukan hanya bisa dipelajari oleh daerah lain, namun juga dikembangkan lagi ke depannya. Menurutnya, DPR RI pun telah mengakomodir kebudayaan ini dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
 
“Kampung Kranggan ini bukan hanya memiliki potensi wisata, tapi membangun seni budaya lokal, ekonomi kreatif, dan lainnya. Mereka juga terlibat dalam kongres kebudayaan nasional, dan sekarang sedang aktif memikirkan kampung ini akan lebih maju di masa mendatang. Mudah-mudahan apa yang kita rencanakan bisa terwujud dengan adanya kerja sama tokoh adat, pemikir, lurah, camat, DPRD dan DPR RI. Insha Allah Kota Bekasi bukan hanya dikenal dengan kota industri, tapi industri berbudaya,” dorong Hetifah.
 
Ditempat yang sama, Anggota DPR RI Komisi X DPR RI Mujib Rohmat, mengatakan warga Kota Bekasi harus bangga memiliki budaya etnik daerah yang dilestarikan di Kampung Kranggan.

Adat dan tradisi leluhur yang sudah ada sejak abad 15 ini, lanjut Mujib Rohmat, harus tetap dilestarikan oleh generasi muda. Pihaknya pun mendukung Kampung Kranggan untuk memiliki museum agar mendukung berbagai kegiatan kebudayaan.
 
Sementara itu, Camat Jatisampurna Abi Hurairah dalam sambutannya menyambut baik kunjungan Komisi X DPR RI ke Kampung Kranggan ini, dimana Kelurahan Kranggan  memiliki kekayaan adat istiadat dan tradisi leluhur.

Abi Hurairah memastikan, Rumah Adat Kranggan yang menjadi lokasi pertemuan Tim Kunspek Komisi X DPR RI dengan tokoh adat Kranggan pun sudah ditetapkan Wali Kota Bekasi sebagai cagar budaya Kota Bekasi.
 
Sebelumnya, saat tiba di Kampung Kranggan, Tim Kunspek Komisi X DPR RI disambut pertunjukan ibu-ibu menumbuk padi di lesung dan atraksi palang pintu. Anggota Komisi X DPR RI sangat antusias melihat atraksi itu. Apresiasi pun diberikan kepada anak-anak dan remaja yang mempertunjukkan tari tradisional hingga pencak silat. Aksi mereka menunjukkan tarian dan silat mendapat sambutan meriah. Kuliner khas Kranggan pun tak lupa mendapat apresiasi.
 
Hadir menyambut Tim Kunspek Komisi X DPR RI diantaranya sesepuh Kampung Kranggan Kolot Kisan, tokoh masyarakat sekaligus Anggota DPRD Kota Bekasi Anim Imanudin, Camat Jatisampurna Abi Hurairah, Lurah Jatirangga Ahmad Affandi, tokoh masyarakat dan warga Jatirangga. Tim Kunspek Komisi X DPR RI yang didampingi perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini juga sebelumnya meninjau SMA Negeri 1 Kota Bekasi dan SMK Negeri 1 Kota Bekasi.

DIANA

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077