12 Juni 2019 | Dilihat: 201 Kali
PESONA KALIMANTAN BARAT GELAR ACARA NYOBENG
noeh21
 

hitvberita.com - BENGKAYANG | Demi menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara, Pemerintah Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat kembali menyelenggarakan acara gawe besar dilingkungan "Adat Baluq" yang kenal sebutan Nyobeng atau Nyibang dari tanggal 13-16 Juni 2019 yang dipersembahkan oleh suku Dayak Bidayuh-Sebujit yang dilaksanakan setiap tahun.

Nyobeng atau Nibank yang lebih dikenal sebagai gawai besar gawai padi, merupakan salah satu acara kearifan budaya dan tradisi lokal dalam penghormatan terhadap leluhurnya serta sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas karunia hasil panen padi yang mereka terima setiap tahun. Acara gawai nyobeng ini telah dilakukan turun temurun dari leluhur hingga sekarang setiap tahunnya.

Dalam acara Nibank atau Nyobeng tersebut, dibalut dengan berbagai keberagaman atraksi budaya lokal, tarian, tepung tawar, kuliner yang khas serta satu game lokal yang menarik yakni panjat bambu dengan cara terbalik, yang tentunya unik dan penuh pesona etnik budaya asli Dayak Kalimantan.

Berbagai hasil budaya lokal juga turut ditampilkan dalam mensukseskan berlangsungnya acara tersebut, seperti hasil kerajinan lokal simpai tas, gelang, kalung kesam-rotan yang cantik dan unik serta karya seni lainnnya yang layak Go Internasional untuk dikenalkan dimata dunia sebagai potensi budaya untuk SDM  yang berkualitas disektor Pariwisata.

Ketua Pelaksana Hatta Attar Yudist menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakan acara ini untuk mengangkat dan memperkenalkan kebudayaan salah satu adat istiadat di Provinsi Kalimantan Barat khususnya Kabupaten Bengkayang.

Desa Hlibuei atau lebih di kenal sebagai Kampung Sebujit, merupakan salah satu kampung adat dengan keberagaman budaya etnik dayak bidayuhnya yang khas dan terjaga kearifan serta kelestarian budayanya, serta alamnya yang asri dan indah,  sehingga dianugerahi sebagai kampung adat terpopuler oleh pesona pariwisata indonesia yang terletak di bumi borneo barat.

"Kampung Adat Sebujit, adalah sebuah adat yang terletak di perbatasan Indo-Malay yang tepatnya di desa Hlibeui Sebujit, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Indonesia," ujar Hatta Attar Yudish.

Untuk sampai ke lokasi dari Pontianak ibukota Propinsi Kalimantan Barat menempuh jarak kurang lebih 362 KM dengan waktu tempuh dalam 8 jam dengan rute Kota Pontianak-Kota Singkawang-Kabupaten Bengkayang.

Ini adalah kearifan dan budaya lokal khas Indonesia yang terdapat di Bumi Sebalo Bumi Borneo Khatulistiwa Kalimantan Barat, yang harus kita kenal, kita jaga, kita pertahankan serta lestarikan bersama.

"Agar tetap ada hingga anak cucu sebagai kearifan lokal serta budaya leluhur yang turun temurun sebagai Pesona Kearifan Budaya dan Pariwisata Indonesia, yang layak dikembangkan dan dikenal dunia," pungkas Hatta.

Ayo datang dan ayo kunjungi Bumi Borneo Barat dalam acara Gawai Nyobeng, pada tanggal 13-14 diselenggaran Open Trip dan Aksi Bakti Sosial. dan tabggal 15-16 Juni 2019 acara puncak Nyobeng atau Gawai Padi.

Mari kenali budaya kita dan cintailah sebagai warisan budaya Indonesia.
Salam lestari dan Salam Pesona Indonesia

RELLAWATI

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077