23 Januari 2019 | Dilihat: 172 Kali
INDONESIA BUTUH KAPASITAS 500 GBPS DARI SATELIT HINGGA TAHUN 2015
noeh21
 

HiTvBerita.com - JAKARTA | Sebagai negara kepulauan, satelit merupakan langkah yang lebih tepat untuk menjangkau daerah-daerah terpencil yang belum tersentuh akses telekomunikasi. Indonesia masih sangat membutuhkan penggunaan satelit telekomunikasi.

"Malah kita itu adalah penyewa satelit asing terbesar," katanya di Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Lebih jauh kata dia, bukan jumlah satelit yang harus diperbanyak, melainkan jumlah kapasitasnya. Dimana Indonesia masih butuh kapasitas 500 Gbps di tahun 2025.

"Saat ini, Indonesia baru memiliki kapasitas 30-40 Gbps," terangnya.

Di sisi lain, berdasarkan pengalaman PSN yang telah 27 tahun berkecimpung di industri satelit, ada beberapa tantangan untuk bisa meraih target pencapaian 500 Gbps itu. Antara lain terkait dengan konektivitas, listrik, dan gairah peningkatan ekonomi masyarakat di daerah tersebut.

"Di desa-desa banyak listriknya itu swadaya. Karena dilakukan swadaya, maka hanya waktu-waktu tertentu load penggunaan akses telekomunikasi tinggi saat listrik hidup. Kalau dari sisi kami, inginnya merata dan stabil di setiap waktu," ungkap dia.

Sejauh ini, berdasarkan prediksinya, terdapat sebanyak 25 ribu desa dan 25 juta orang di seluruh Nusantara yang belum menikmati akses telekomunikasi atau internet yang memadai.

DIANA

Terkait

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077